Kisah Igor Thiago – Dari Kota Kecil Brasil ke Liga Primer

siaranbola – Igor Thiago mungkin tak pernah membayangkan bahwa suatu hari ia akan memecahkan rekor sebagai pemain Brasil dengan jumlah gol terbanyak dalam satu musim Liga Primer Inggris. Namun bagi penyerang Brentford ini, satu hal selalu jelas: tidak ada yang bisa menghentikannya untuk menjadi pesepak bola profesional.

Janji itu ia ucapkan kepada ibunya, Maria Diva, saat tumbuh besar di Cidade Ocidental, sebuah kota kecil di Brasil bagian tengah.

Baca juga : Barcelona Taklukkan Racing Santander 2-0, Lolos ke Perempat Final Copa del Rey

Igor Thiago: Brentford striker is making up for lost time after scoring two  against Manchester United - BBC Sport

Janji kepada Ibu yang Tak Pernah Dilupakan

Thiago mengingat satu peristiwa yang membekas dalam hidupnya. Suatu hari, keluarganya pergi ke acara makan bersama, di mana setiap orang diminta membawa hidangan. Sang ibu yang membesarkan empat anak seorang diri dan bekerja sebagai pemungut sampah dengan upah minimum datang dengan tangan kosong.

Seorang kerabat melontarkan komentar yang menyakitkan, mengatakan bahwa Diva hanya bisa mengajak anak-anaknya makan jika ditraktir orang lain. Merasa terhina, Diva pergi sambil menangis.

Dalam perjalanan pulang, Thiago berkata kepadanya,
“Mulai hari ini, tidak seorang pun di dunia ini akan mempermalukanmu lagi. Aku akan menjadi pemain sepak bola. Suatu hari nanti semua orang akan mengenalku.”

Saat itu, ibunya mungkin mengira ia hanya anak kecil yang berbicara tanpa arah. Namun Thiago tahu betul apa yang ia inginkan.

Perjalanan Sulit Menuju Sepak Bola Profesional

Jalan menuju kesuksesan tidak pernah mudah bagi Thiago. Ia harus menunggu hingga usia 17 tahun untuk akhirnya bergabung dengan sebuah klub, setelah berkali-kali ditolak dalam berbagai seleksi di seluruh Brasil.

Mentornya sejak kecil di Gremio Ocidental, Sergio Goncalves, mengenang masa-masa sulit tersebut.
“Thiago sering menelepon saya larut malam sambil menangis, mengatakan bahwa sepak bola mungkin bukan jalannya,” ungkapnya.

Namun, tekad Thiago tidak pernah benar-benar padam.

Bersinar di Brentford dan Liga Primer

Kini, di usia 24 tahun, Igor Thiago telah mencetak 16 gol di Liga Primer musim ini. Ia berada di jalur yang tepat untuk menembus 20 gol sebuah pencapaian yang sudah ia raih dalam tiga dari empat musimnya di Eropa.

Satu-satunya musim yang tidak memenuhi target tersebut adalah musim debutnya bersama Brentford, yang terganggu oleh cedera serius. Meski begitu, ia bangkit dan kembali menunjukkan kualitas sebagai penyerang tajam yang patut diperhitungkan di siaranbola Liga Inggris.

Menatap Laga Derbi London Barat

Ujian berikutnya bagi Thiago adalah derbi London Barat melawan Chelsea pada hari Sabtu. Laga ini bukan hanya soal gengsi, tetapi juga peluang untuk menambah koleksi golnya dan mengukuhkan status sebagai salah satu penyerang Brasil paling produktif di Inggris.

Perjalanan dari kota kecil di Brasil hingga panggung terbesar sepak bola dunia membuktikan bahwa janji Thiago kepada ibunya bukan sekadar kata-kata. Dengan kerja keras, ketekunan, dan keyakinan pada mimpinya, ia kini menjadi nama yang dikenal luas oleh penggemar siaranbola di seluruh dunia.