Hasil Rennes vs PSG Skor 3-1 | SIARANBOLA

Pemain Rennes merayakan kemenangan 3-1 atas PSG dalam pertandingan Ligue 1

Siaranbola –  melaporkan langsung dari Roazhon Park. Pada Jumat malam (13/2/2026), terjadi sebuah kejutan besar di Liga Prancis. Stade Rennais sukses mempermalukan raksasa Paris Saint-Germain (PSG) dengan skor meyakinkan 3-1. Kekalahan ini menjadi yang pertama bagi PSG dalam tujuh laga terakhir. Jutaan pasang mata di Indonesia pun menyaksikan drama ini melalui layar kaca dan Siaranbola.

Tim tamu sebenarnya datang dengan kepercayaan diri tinggi. Mereka adalah pemuncak klasemen. Namun, mentalitas baja Rennes mengubah segalanya. Pelatih sementara Rennes, Sebastien Tambouret, sukses meracik strategi yang membungkam lini serang PSG. Laga ini membuktikan bahwa di sepak bola, statistik dan reputasi tidak selalu menjamin kemenangan.

Analisis Siaranbola Taktik: Mengapa Rennes Berhasil?

Efisiensi Serangan Berbanding Dominasi Mandul

Data statistik pascapertandingan sangat menarik untuk dianalisis. PSG mencatatkan penguasaan bola mencapai 68%. Mereka juga melepaskan 19 tembakan dengan total Expected Goals (xG) hampir 4.0. Sebaliknya, Rennes hanya memiliki 32% penguasaan bola. Anehnya, tuan rumah mampu mencetak tiga gol dari hanya 7 tembakan.

Baca juga : Prediksi Man City vs Salford City 14 Feb 2026 | SIARANBOLA

Fenomena ini menjelaskan satu hal: efisiensi. Rennes bermain sangat disiplin. Mereka menunggu, lalu menghukum setiap kesalahan lawan. “Kami tahu PSG akan mendominasi,” ujar Tambouret dalam konferensi pers eksklusif yang dikutip Siaranbola . “Kami fokus pada transisi cepat dan memanfaatkan setiap peluang.”

Siaranbola Peran Kunci Al-Taamari dan Samba

Bintang kemenangan Rennes tidak hanya satu. Musa Al-Taamari menjadi mimpi buruk bagi bek PSG, Willian Pacho. Pergerakannya yang lincah membuka ruang dan menciptakan gol pembuka pada menit ke-34.

Di sisi lain, kiper Brice Samba tampil gemilang. Ia melakukan setidaknya lima penyelamatan krusial. Dua di antaranya menggagalkan peluang emas Goncalo Ramos dan Bradley Barcola. “Samba adalah tembok bagi kami,” puji Tambouret.

Siaranbola Kronologi Gol: 90 Menit yang Menegangkan

Babak Pertama: Kejutan Al-Taamari (1-0)

PSG mengontrol laga sejak awal. Namun, pada menit ke-34, serangan balik cepat Rennes merobek pertahanan tim tamu. Al-Taamari menerima bola di sisi kanan. Ia melewati Pacho dengan mudah, lalu melepaskan tembakan melengkung indah yang tak mampu dijangkau kiper Matvey Safonov. Skor 1-0 bertahan hingga jeda.

Babak Kedua: Perlawanan PSG dan Pesta Gol Rennes

  • Menit ke-69 (2-0): Rennes menggandakan keunggulan. Esteban Lepaul menyundul umpan pojok Szymanski dengan keras. Safonov hanya bisa memungut bola dari gawangnya.

  • Menit ke-72 (2-1): PSG merespons cepat. Tiga menit berselang, mantan pemain Rennes, Ousmane Dembélé, mencetak gol. Ia memanfaatkan umpan silang Hakimi yang terdefleksi. Gol ini membangkitkan asa tim tamu.

  • Menit ke-81 (3-1): Puncak kekecewaan PSG. Saat tengah gencar menyerang, mereka kehilangan bola. Rensus melancarkan serangan balik. Ludovic Blas mengirim umpan matang yang langsung disontek menjadi gol oleh Breel Embolo. Skor 3-1 menutup laga.

Pengakuan Jujur Luis Enrique

Usai pertandingan, pelatih PSG, Luis Enrique, tidak mencari kambing hitam. Ia dengan rendah hati mengakui kelemahan timnya. “Kami bermain baik, menciptakan banyak peluang, tapi sepak bola adalah tentang mencetak gol,” ujarnya dengan nada kecewa.

“Rennes menciptakan lebih sedikit peluang, tapi mereka sangat efisien. Mereka pantas menang malam ini.” Pengakuan ini menunjukkan profesionalisme seorang pelatih top. Ia juga menyoroti pemborosan peluang yang dilakukan lini depannya.

“Saya tidak bisa menyalahkan pemain secara individu. Ini tanggung jawab tim. Kami harus segera bangkit karena jadwal padat sudah menanti,” tambah Enrique. Pernyataan ini menjadi peringatan serius bagi penggemar PSG di Indonesia yang setia mengikuti perkembangan tim melalui Siaranbola .

Dampak pada Klasemen Ligue 1

Hasil ini mengubah peta persaingan di puncak klasemen. PSG untuk sementara tertahan di posisi pertama dengan 51 poin. Pesaing terdekat, Lens, kini hanya berjarak dua poin dan masih memiliki tabungan satu laga. Tekanan mulai terasa di kubu Les Parisiens.

Bagi Rennes, kemenangan ini terasa sangat manis. Mereka berhasil memutus tren negatif empat kekalahan beruntun. Dengan 34 poin, Rennes melesat ke peringkat kelima. Asa untuk tampil di kompetisi Eropa musim depan pun kembali terbuka lebar.

Kesimpulan dan Link Eksklusif

Kekalahan ini menjadi tamparan keras bagi PSG. Mereka terbukti tidak kebal. Masalah efisiensi di depan gawang menjadi pekerjaan rumah serius bagi Luis Enrique. Jika tidak segera diperbaiki, gelar juara bisa melayang.

Kini, perhatian PSG harus segera beralih. Mereka akan menghadapi AS Monaco di play-off Liga Champions tengah pekan ini. Bisakah mereka bangkit? Pantau terus perkembangan berita bola terkini hanya di Siaranbola , sumber terpercaya Anda untuk jadwal dan hasil pertandingan Liga Prancis dan seluruh liga top Eropa.