SIARANBOLA – Tottenham Hotspur gagal memanfaatkan status tuan rumah dengan hanya bermain imbang 1-1 melawan Leeds United dalam laga pekan ke-36 Premier League di Tottenham Hotspur Stadium, Selasa (12/5/2026) dini hari. Mathys Tel sempat membuat publik tuan rumah bersorak melalui gol spektakuler pada menit ke-50, tetapi Dominic Calvert-Lewin menyamakan kedudukan dari titik penalti pada menit ke-74. Hasil imbang ini membuat Tottenham masih bergelayut di zona bahaya klasemen, belum mampu mengamankan tiket bertahan di Premier League untuk musim depan.
Baca Juga : Man of the Match Pedri: Siaranbola Analisis El Clasico
Jalannya Pertandingan
Laga berjalan cukup ketat sejak menit awal. Leeds United yang sudah relatif aman di posisi ke-14 klasemen datang dengan percaya diri tanpa beban, sementara Tottenham yang terancam degradasi memainkan tempo hati-hati.
Babak pertama berakhir imbang 0-0 dengan beberapa peluang yang gagal dikonversi kedua tim. Peluang terbaik babak pertama justru datang dari Leeds pada menit ke-21. Joe Rodon nyaris mencetak gol lewat sundulan keras usai memanfaatkan tendangan sudut taktis Leeds United, namun kiper Tottenham Antonín Kinsky menunjukkan refleks luar biasa dengan penyelamatan spektakuler di garis gawang untuk mencegah gol masuk.
Memasuki babak kedua, Tottenham langsung tancap gas. Roberto De Zerbi, arsitek taktik di kursi panas pelatih, memberi instruksi untuk meningkatkan tekanan.
Hasilnya terlihat jelas. Pada menit ke-50, Mathys Tel mencetak gol spektakuler yang membuat stadion bergemuruh. Pemain muda Prancis itu melepaskan tembakan kaki kanan dari luar kotak penalti usai memanfaatkan bola muntah dari tendangan sudut. Bola meluncur deras dan bersarang di pojok kanan atas gawang Karl Darlow, menjadikannya gol pertama yang sangat indah.
Gol itu menjadi gol keempat Mathys Tel di Premier League musim ini dari 29 penampilan, sekaligus membuat kepercayaan diri pasukan London Utara melambung tinggi. Tottenham tampaknya di jalur untuk meraih tiga kemenangan beruntun untuk pertama kalinya musim ini.
Namun, drama terjadi pada menit ke-74. Mathys Tel yang baru saja menjadi pahlawan justru berubah menjadi “biang kerok”. Dalam upaya melakukan clearance (sapu bersih) di kotak penaltinya sendiri, ia melakukan tendangan bicycle kick yang justru mengenai Ethan Ampadu dengan keras.
Wasit yang awalnya tak menganggapnya pelanggaran kemudian dipanggil menuju monitor pinggir lapangan oleh VAR. Setelah meninjau ulang tayangan, wasit memutuskan untuk menganulir keputusan awal dan memberi penalti untuk Leeds United karena tendangan Tel dinilai membahayakan lawan.
Penalti tersebut dieksekusi dengan sempurna oleh Dominic Calvert-Lewin. Striker andalan Leeds itu sukses menaklukkan Antonín Kinsky dengan tembakan keras ke pojok kiri bawah gawang. Skor berubah menjadi 1-1.
Sisa pertandingan berjalan intens. Leeds yang ingin membawa pulang poin penuh justru balik menekan. Dalam 15 menit waktu normal plus tambahan waktu yang panjang, Antonín Kinsky kembali menjadi pahlawan. Ia melakukan beberapa penyelamatan krusial, termasuk satu kali mistar gawang ikut menolong Tottenham saat tendangan melengkung Shaun Longstaff nyaris mengubah segalanya. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor imbang 1-1 bertahan.
Statistik Kunci Pertandingan
-
Skor akhir: Tottenham Hotspur 1 – 1 Leeds United
-
Penguasaan bola: Tottenham 66% – 34% Leeds
-
Total tembakan: Tottenham 17 – 8 Leeds
-
Tembakan tepat sasaran: Tottenham 5 – 3 Leeds
-
Kartu kuning: 1 – 0
-
Pencetak gol Tottenham: Mathys Tel (50′)
-
Pencetak gol Leeds: Dominic Calvert-Lewin (74′ pen)
-
Kiper penyelamatan kunci: Antonín Kinsky menyelamatkan hingga 3 tembakan berbahaya termasuk satu penyelamatan garis gawang di babak pertama
-
Wasit: Robert Jones
Dampak pada Klasemen Premier League
Hasil imbang ini membawa Tottenham Hotspur naik ke posisi ke-15 dengan tambahan satu poin menjadi total 38 poin dari 36 laga. Mereka kini unggul dua poin dari West Ham United yang tertahan di zona degradasi tepat di atas Nottingham Forest.
Walau keluar dari zona merah, posisi Tottenham masih sangat belum aman. Dengan dua laga tersisa melawan Chelsea dan Everton, mereka harus terus berjuang maksimal untuk memastikan kelangsungan hidup di Premier League.
Leeds United di sisi lain semakin mantap dengan tambahan satu poin menjadi 44 poin dari 36 laga. Tim asuhan Daniel Farke kini benar-benar telah memastikan diri selamat dari degradasi, mengingat secara matematis tidak mungkin lagi tersalip oleh tim di zona bawah dalam sisa pertandingan. Setelah promosi yang impresif musim lalu, Leeds berhasil menunjukkan kualitas mereka sebagai kekuatan yang layak dihormati di kasta tertinggi Inggris.
Analisis: Permainan Penuh Emosi di Tengah Badai Cedera
Pertandingan ini menyoroti dua sisi mata uang yang berbeda bagi Tottenham. Di satu sisi, penampilan Mathys Tel yang gemilang dan determinasi kiper Antonín Kinsky menjadi sinar terang di tengah badai yang melanda klub. Namun, kegagalan Roberto De Zerbi untuk mengelola tekanan di babak kedua dan insiden disipliner yang merugikan menjadi tamparan keras.
Hal ini diperparah dengan daftar cedera panjang yang melanda Tottenham. Absennya pemain kunci seperti James Maddison (belum fit pasca cedera), Mohammed Kudus, Dejan Kulusevski, hingga Cristian Romero benar-benar membuat lini tengah dan pertahanan tuan rumah keropos. Dominic Solanke yang juga tak bisa dimainkan membuat lini depan kehilangan opsi variasi.
Pelatih Roberto De Zerbi menjelaskan usai laga bahwa ia harus memutar otak dengan keterbatasan skuad. Ia sebenarnya ingin merebut poin penuh, tetapi setelah insiden penalti, mentalitas tim sedikit goyah. “Saya tidak bisa menyalahkan Mathys [Tel] sepenuhnya,” ujar De Zerbi. “Dia mencoba membantu tim. Ini adalah pembelajaran berharga untuk pemain muda. Tapi yang jelas, kami masih harus bertarung mati-matian di dua laga sisa,” tutupnya seperti dilansir oleh SIARANBOLA.
Di kubu Leeds United, pelatih Daniel Farke justru tersenyum puas. Meskipun harus bermain imbang, anak asuhnya menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing dengan tim papan atas meski bermain di kandang lawan di tengah tekanan atmosfer stadion yang luar biasa.
Fakta Cepat dan Rekor
-
Tottenham gagal clean sheet untuk ke-3 kalinya dalam 5 laga kandang terakhir.
-
Mathys Tel (50′) mencetak gol tercepat sekaligus terindah musim ini untuk Spurs dari luar kotak penalti.
-
Dominic Calvert-Lewin sekarang mengoleksi 13 gol musim ini di Premier League (33 penampilan).
-
Antonín Kinsky mencatatkan 4 penyelamatan penting mencegah Spurs dari kekalahan, termasuk 1 penyelamatan garis gawang.
-
Tottenham hanya butuh 1 kemenangan dari sisa 2 laga untuk memastikan diri lolos dari degradasi secara matematis (jika West Ham kalah).
Prediksi Sisa Laga Tottenham
Dengan dua laga tersisa melawan Chelsea (tandang) pada 17 Mei dan Everton (kandang) pada 24 Mei, Tottenham harus bekerja keras. Kedua tim lawan juga sama-sama sedang berjuang untuk posisi aman di klasemen dan kualitas mereka di atas kertas lebih baik dari Spurs saat ini. Jika Tottenham gagal meraih poin, mereka bisa tergeser oleh West Ham atau Nottingham Forest yang akan bermain dalam waktu bersamaan.
SIARANBOLA memperkirakan bahwa tim asuhan De Zerbi minimal harus meraih 2 poin dari dua laga sisa untuk bertahan. Skenario terburuk adalah jika West Ham memenangkan kedua laga sisa melawan Newcastle dan Leeds, maka Spurs bisa terdegradasi jika mereka kalah dari Chelsea dan Everton.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
1. Siapa pemenang dalam pertandingan Tottenham vs Leeds, 12 Mei 2026?
Pertandingan Tottenham Hotspur vs Leeds United berakhir imbang dengan skor 1-1. Kedua tim gagal mengamankan poin penuh.
2. Apakah Tottenham sudah aman dari degradasi setelah hasil imbang ini?
Belum. Walau naik ke peringkat 15, Tottenham hanya unggul 2 poin dari West Ham di zona degradasi. Mereka masih harus berjuang maksimal di dua laga tersisa untuk memastikan keselamatan.
3. Mengapa Mathys Tel dituding menjadi penyebab kebobolan penalti?
Mathys Tel melakukan tendangan bicycle kick yang mengenai Ethan Ampadu dari Leeds di dalam kotak penaltinya sendiri. Setelah pengecekan VAR, wasit menilai hal itu sebagai pelanggaran berbahaya dan memberikan penalti untuk Leicester, yang berujung pada gol penyeimbang Spurs.
4. Bagaimana jadwal sisa pertandingan Premier League Tottenham Hotspur?
Tottenham Hotspur akan melakoni laga tandang melawan Chelsea pada 17 Mei 2026, dan menutup musim dengan menjamu Everton di kandang pada 24 Mei 2026.
Kesimpulan
Hasil imbang 1-1 antara Tottenham Hotspur dan Leeds United menciptakan drama yang sarat dengan emosi di akhir musim Premier League. Mathys Tel menjadi bintang sekaligus biang kerok dengan gol spektakuler dan kesalahan fatal yang berbuah penalti. Untuk Tottenham, hasil ini adalah “kegagalan meraih kemenangan yang terasa seperti kekalahan” karena mereka gagal menjauh dari zona degradasi.
Leeds United pulang dengan lebih tenang. Sementara itu, Tottenham masih terombang-ambing dengan hanya dua poin di atas zona bahaya. Kini, beban berat berada di pundak Roberto De Zerbi dan para pemainnya. Mereka harus segera membangkitkan mental juara untuk duel maut melawan Chelsea dan Everton. Jangan lewatkan rangkuman pertandingan Premier League lainnya hanya di portal terpercaya SIARANBOLA!










