Bojan Hodak Tinggalkan Persib Usai Hattrick Juara

SIARANBOLA – Kabar mengejutkan menghantam pesta juara Persib Bandung. Di tengah euforia hat-trick gelar juara BRI Super League yang baru saja dipastikan pada Sabtu (23/5/2026), pelatih sukses di balik era kejayaan Maung Bandung, Bojan Hodak, dikabarkan bakal hengkang dari kursi kepelatihan. Kontrak pelatih asal Kroasia itu habis pada 31 Mei mendatang, dan sang jenderal yang membawa tiga trofi beruntun ini disebut akan angkat kaki karena alasan pribadi yang melilitnya. Keputusan ini membuat SIARANBOLA merangkum spekulasi, fakta, serta analisis mendalam soal masa depan pelatih legendaris ini.

Baca Juga : Emil Audero dan Ketidakberuntungannya: 2 Kali Degradasi dari Serie A, Nasib Tragis Kiper Timnas Indonesia

Sejarah Persib Terukir: Hattrick Juara di GBLA

Persib Bandung resmi mencatatkan namanya dalam sejarah sepak bola Indonesia setelah mengunci gelar juara untuk musim ketiga secara beruntun. Pada laga pamungkas pekan ke-34 kontra Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Sabtu sore, skor imbang tanpa gol 0-0 sudah cukup bagi Maung Bandung untuk memuncaki klasemen dengan 79 poin.

Tambahan satu poin ini membuat Persib finis di puncak klasemen. Borneo FC yang pada waktu bersamaan menang 7-1 atas Malut United harus rela menjadi runner-up karena kalah dalam rekor head-to-head melawan Persib. Gelar ini adalah bintang kelima Persib di era Liga Indonesia, sekaligus mengukuhkan mereka sebagai klub pertama yang mampu menjuarai kompetisi kasta tertinggi tiga musim beruntun. Bagi Bojan Hodak, ini adalah gelar ketiganya secara beruntun setelah sebelumnya mempersembahkan trofi pada musim 2023/24 dan 2024/25.

Kontrak Hanya Tersisa Hitungan Hari

Bojan Hodak resmi menangani Persib Bandung pada Juli 2023, menggantikan Luis Milla. Sejak saat itu ia langsung mengubah wajah tim dan menciptakan era kejayaan baru bagi Maung Bandung.

Kontrak pelatih asal Kroasia berusia 55 tahun itu resmi berakhir pada 31 Mei 2026. Artinya, masa baktinya bersama Persib hanya tersisa hitungan hari usai kompetisi usai. Proses negosiasi untuk perpanjangan kontrak sebenarnya sudah berlangsung sejak beberapa bulan lalu. Direktur PT Persib Bandung Bermartabat, Glenn Sugita, bahkan disebut-sebut telah melakukan pembicaraan dengan Hodak. Namun hingga kini, belum ada titik terang soal kelanjutan kerja sama kedua belah pihak. Dalam wawancara terpisah, Bojan Hodak sendiri mengakui akan mengadakan pertemuan dengan manajemen untuk membahas nasibnya. “Mengenai musim depan, hari ini saya hanya akan melakukan pertemuan dengan Pak Glenn dan Stanley, saya akan berdiskusi mengenai musim depan dan kalian akan tahu dalam beberapa hari ke depan,” ujar Bojan Hodak di sela syukuran juara di Sumedang.

Bocoran Jurnalis Italia: Bukan Soal Teknik, tapi Pribadi

Kabar hengkangnya Bojan Hodak dari Persib pertama kali mencuat dari laporan jurnalis Italia, Lorenzo Lepore. Dalam akun X dan Instagram pribadinya pada Senin (25/5/2026), ia mengungkapkan bahwa negosiasi antara manajemen Persib dan sang pelatih menemui jalan buntu.

“Meskipun ada pembicaraan positif dalam beberapa bulan terakhir, kini tampaknya Bojan Hodak tidak akan tetap berada di bangku pelatih Persib musim depan,” tulis Lepore. Yang paling mengejutkan dari bocoran tersebut adalah alasan kepergiannya bukan bersifat teknis atau soal finansial. Faktor keadaan pribadi pelatih asal Kroasia disebut-sebut sebagai pemicu utama di balik kemungkinan perpisahan ini.

Lepore menyebut alasan non-olahraga itulah yang membuat Hodak cenderung memilih hengkang meski manajemen disebut-sebut menaikkan gaji serta menawarkan kontrak baru.

Rencana Manajemen: 80 Persen Pemain Tetap, Pelatih?

Di tengah isu ketidakpastian nasib sang arsitek, manajemen Persib bergerak cepat untuk menjaga stabilitas tim. Manajer Persib Umuh Muchtar mengungkapkan bahwa mayoritas skuat Maung Bandung bakal dipertahankan untuk menghadapi kompetisi musim depan.

“Kemungkinan 80 sampai 90 persen pemain tetap bertahan,” kata Umuh. Strategi ini menunjukkan bahwa Persib ingin mempertahankan fondasi utama tim yang sukses meraih hat-trick. Pilar-pilar seperti Teja Paku Alam, Nick Kuipers, Marc Klok, Beckham Putra, hingga Thom Haye diprediksi akan tetap menjadi bagian dari proyek besar Maung Bandung di masa depan.

Namun, tanpa Bojan Hodak, proyek besar ini seperti kehilangan arah. Sang pelatih tidak hanya berperan sebagai pengatur strategi di lapangan, tetapi juga figur sentral yang menyatukan ruang ganti dan membangun mental juara. Keberadaannya sangat krusial dalam transisi tim menuju target mempertahankan gelar untuk keempat kalinya.

Rumor Klub Pemikat dan Alasan Pribadi

Bojan Hodak bukanlah nama baru bagi dunia kepelatihan Asia Tenggara. Sebelum menangani Persib, ia sempat menukangi Kuala Lumpur FC di Liga Super Malaysia. Kedekatannya dengan kompetisi negara jiran itu sempat memicu spekulasi bahwa ia akan kembali ke Liga Malaysia untuk musim depan. Media-media Malaysia sebelumnya pernah mengabarkan ketertarikan Selangor FC pada jasa pelatih bernama Bojan Hodak. Meski kabar tersebut dibantahnya saat masih terikat kontrak dengan Persib, kini dengan status bebas transfer, tawaran dari klub lain tentu sangat mungkin datang.

Sementara itu, terlepas dari semua analisis di atas, pernyataan Lorenzo Lepore bahwa ada “masalah pribadi” yang melingkupi pelatih asal Kroasia itu menjadi tanda tanya besar. Spekulasi liar bermunculan, mulai dari isu kesehatan, keluarga di Eropa, hingga keinginan untuk rehat sejenak dari kerasnya dunia kepelatihan. Hingga saat ini, Bojan Hodak belum memberikan klarifikasi resmi, dan manajemen Persib juga masih bungkam.

Analisis: Akankah Persib Tetap Berjaya Tanpa “Mister” Bojan?

Warisan Tak Terlupakan

Jika benar Bojan Hodak hengkang, warisan yang ia tinggalkan sangatlah besar. Ia telah mengubah Persib menjadi mesin juara yang mendominasi sepak bola Indonesia. Dalam waktu singkat, sistem permainan yang ia terapkan, disiplin taktik yang ia tanamkan, dan mental juara yang ia bangun telah membuahkan tiga gelar beruntun.

Kepergiannya jelas akan meninggalkan luka mendalam bagi Bobotoh dan skuat. Ia bukan sekadar pelatih, tetapi juga simbol kebangkitan Persib sebagai raja di kancah domestik. Tidak mudah mencari pengganti dengan rekam jejak segemilang miliknya, apalagi dengan chemistry yang sudah terbangun kuat di tubuh tim.

Tantangan Baru bagi Manajemen

Kini, beban berat ada di pundak manajemen. Mereka harus segera bergerak cepat untuk menentukan masa depan tim. Apakah akan mencari pelatih baru dengan filosofi yang sama, atau merombak total strategi? Opsi mempertahankan Bojan Hodak menjadi skenario ideal, namun tampaknya sulit terwujud.

Target Persib untuk musim depan jelas bukan hanya ikut serta, tetapi mempertahankan mahkota. Hal itu menjadi pekerjaan rumah super berat bagi manajemen di tengah isu pelatih yang belum jelas nasibnya. Jika sampai keputusan molor dan proses persiapan musim depan, yang idealnya dimulai Juli 2026, terganggu, maka target juara keempat bisa terancam gagal sejak awal.

Fakta Cepat

  • Hattrick Juara: Persib juara 2023/24, 2024/25, dan 2025/26.

  • Poin Akhir: Persib 79 poin (sama dengan Borneo FC) tapi unggul head to head.

  • Akhir Kontrak Bojan Hodak: 31 Mei 2026.

  • Status Saat Ini: Belum ada perpanjangan, negosiasi alami kebuntuan.

  • Alasan Dikabarkan Hengkang: Masalah pribadi (non-teknis).

  • Sumber Bocoran: Jurnalis Italia, Lorenzo Lepore.

  • Target Pemain Bertahan: 80-90 persen skuat dipertahankan manajemen.

FAQ

1. Apakah benar Bojan Hodak sudah dipastikan hengkang dari Persib?
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Bojan Hodak maupun manajemen Persib Bandung. Kabar ini masih sebatas bocoran dari jurnalis Italia Lorenzo Lepore yang menyebut negosiasi perpanjangan kontrak gagal karena alasan pribadi sang pelatih.

2. Kapan kontrak Bojan Hodak bersama Persib resmi berakhir?
Kontrak Bojan Hodak bersama Persib akan resmi berakhir pada tanggal 31 Mei 2026. Artinya masa baktinya hanya tinggal hitungan hari usai kompetisi BRI Super League 2025/26 usai.

3. Siapa saja pemain yang dipastikan bertahan di Persib musim depan?
Manajer Persib, Umuh Muchtar, mengungkapkan bahwa sekitar 80 hingga 90 persen skuat saat ini akan dipertahankan untuk musim depan. Pemain-pemain inti seperti Teja Paku Alam hingga Thom Haye diproyeksikan tetap menjadi bagian dari tim.

4. Kemana kira-kira Bojan Hodak akan berlabuh jika hengkang?
Belum ada kepastian. Namun, mengingat masa lalunya yang pernah menukangi Kuala Lumpur FC di Liga Super Malaysia, spekulasi mengarah ke klub-klub Malaysia. Sejumlah media Malaysia pernah memberitakan ketertarikan Selangor FC pada Hodak.

Kesimpulan

Pesta juara di GBLA baru saja usai, namun awan gelap segera menyelimuti Persib. Isu kepergian Bojan Hodak menjadi ujian besar pertama bagi Maung Bandung pasca era kejayaan. Jika sang “arsitek” benar-benar pergi, Persib akan kehilangan lebih dari sekadar pelatih; mereka kehilangan sosok yang memoles batu bata menjadi istana.

Kini, semua mata tertuju pada pertemuan antara Bojan Hodak dengan manajemen yang disebut-sebut akan menentukan nasib tim untuk musim depan. Yang pasti, rumor ini membuktikan bahwa di dunia sepak bola, tak ada yang abadi. Bahkan setelah puncak kesuksesan sekalipun, badai bisa datang tanpa peringatan. Hanya SIARANBOLA yang terus menyajikan perkembangan terkini skandal dan transfer paling panas di dunia sepak bola.