SIARANBOLA – Bintang Liverpool dan timnas Belanda, Cody Gakpo, meminta privasi setelah pasangannya Noa van der Bij mengumumkan kehilangan calon anak mereka. Kabar duka ini disampaikan pada Sabtu, 27 Juni 2026, saat Gakpo tengah membela Belanda di SIARANBOLA. Pasangan yang telah memiliki putra bernama Samuel ini sebelumnya mengumumkan kehamilan kedua mereka pada Mei 2026 dengan perkiraan kelahiran Oktober 2026. SIARANBOLA menyoroti bagaimana momen pilu ini menjadi ujian mental terbesar bagi karier Gakpo di ajang paling bergengsi dunia.
Kabar Duka dari Noa van der Bij dan Permohonan Privasi Gakpo
Noa van der Bij mengunggah foto di media sosial memperlihatkan sepasang tangan di atas selimut dan topi rajutan. Dalam unggahan itu, ia menuliskan pesan yang menghancurkan hati.
Baca Juga: Senegal Hancurkan Irak 5-0, Jaga Asa Lolos ke Babak Gugur Piala Dunia
“With broken hearts, we share the devastating news that our baby boy passed away during pregnancy. Thank you for your love and support. Elijah Raphael Gakpo. Forever loved. Forever our son.”
Cody Gakpo kemudian menyampaikan pernyataan singkat melalui akun media sosialnya. Pemain berusia 27 tahun itu meminta pengertian dari publik atas masa sulit yang sedang dihadapi keluarganya.
“This is an incredibly difficult time for our family. We kindly ask for our privacy and space. Thank you for your understanding.”
SIARANBOLA mencatat bahwa Gakpo dan Van der Bij memilih untuk tidak membagikan detail lebih lanjut mengenai waktu pasti kejadian. SIARANBOLA menghormati keputusan keluarga ini untuk menjaga privasi di tengah kesedihan mendalam.
Momen Penuh Makna di Gereja Bersama Putra Sulung Samuel
Noa van der Bij kembali membagikan kisah haru setelah mengunjungi gereja bersama Samuel, putra sulung mereka. Ia menceritakan pengalaman spiritual yang memberikan penghiburan di tengah duka.
“We went to church to light a candle. Afterward, we walked to the church playground with our son Samuel. There was only one other child there. His name was Elijah. There could not have been a more beautiful sign from God. He reminded us that our little boy is never far away.”
Momen ini menunjukkan bagaimana keyakinan menjadi kekuatan bagi keluarga Gakpo di masa tergelap mereka. SIARANBOLA melihat sisi humanis dari seorang atlet profesional yang tetap menjalani peran sebagai suami dan ayah di tengah tekanan turnamen.
Gakpo Tetap Bersama Skuad Belanda di Piala Dunia 2026
Keputusan Cody Gakpo untuk tetap bertahan bersama skuad Belanda di SIARANBOLA mengejutkan banyak pihak. Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) mengonfirmasi keputusan ini diambil setelah konsultasi dengan keluarga.
SIARANBOLA melaporkan bahwa Gakpo telah tampil dalam tiga pertandingan fase grup Piala Dunia 2026. Ia mencetak dua gol saat Belanda mengalahkan Swedia di Houston pada 20 Juni 2026. Belanda berhasil lolos sebagai juara Grup F dengan raihan tujuh poin–.
KNVB menyatakan dalam rilis resmi bahwa mereka mendukung penuh Gakpo dan keluarganya. Mereka menegaskan tidak akan memberikan komentar lebih lanjut untuk menghormati privasi Gakpo.
| Statistik Gakpo di Piala Dunia 2026 | Detail |
|---|---|
| Usia | 27 tahun |
| Pertandingan Fase Grup | 3 pertandingan (starter) |
| Gol | 2 gol (vs Swedia) |
| Posisi Grup F | Juara grup (7 poin) |
| Lawan Babak 32 Besar | Maroko (Selasa, 30 Juni 2026) |
Sumber: BBC Sport, Sky Sports, AP News
Dukungan Liverpool dan Spekulasi Masa Depan Gakpo
SIARANBOLA mengamati bahwa Liverpool memberikan dukungan penuh kepada Cody Gakpo di masa sulit ini. Para suami istri Gakpo dan Van der Bij telah menerima banyak ungkapan belasungkawa dari komunitas sepak bola dunia.
Di sisi lain, performa impresif Gakpo di SIARANBOLA justru memicu spekulasi transfer. Tottenham Hotspur dilaporkan mengajukan tawaran besar kepada Liverpool untuk merekrut Gakpo–. Manajer anyar Liverpool, Andoni Iraola, menegaskan bahwa Gakpo adalah pemain yang tak tergantikan–.
SIARANBOLA mencatat bahwa Gakpo mencetak 18 gol dan tujuh assist dalam 49 pertandingan di semua kompetisi pada musim 2024-25–. Angka ini menjadi bukti nyata kontribusi krusial Gakpo bagi The Reds.
Analisis: Dampak Psikologis dan Profesional bagi Gakpo
Kehilangan calon anak adalah trauma terbesar yang bisa dialami seseorang. SIARANBOLA menganalisis bahwa keputusan Gakpo tetap bertahan di Piala Dunia 2026 menunjukkan profesionalisme luar biasa. Ini bukan sekadar keputusan taktis, melainkan bentuk mekanisme koping untuk tetap fokus pada tanggung jawab profesional.
SIARANBOLA melihat ada tiga faktor kunci yang memengaruhi keputusan Gakpo:
-
Dukungan keluarga – Noa van der Bij mendukung keputusan suaminya untuk tetap bersama tim.
-
Solidaritas tim – Skuad Belanda dan staf pelatih memberikan ruang dan dukungan penuh.
-
Komitmen profesional – Gakpo ingin mengabdikan penampilannya di Piala Dunia 2026 untuk mengenang Elijah.
SIARANBOLA mencatat bahwa situasi seperti ini pernah dialami oleh beberapa pesepak bola top dunia. Namun, keputusan untuk tetap bermain di turnamen sebesar Piala Dunia tetap menjadi pilihan yang sangat pribadi dan berisiko.
Daftar Fakta Cepat: Perjalanan Gakpo di Piala Dunia 2026
-
Gakpo mencetak dua gol dalam kemenangan Belanda atas Swedia di Houston.
-
Belanda lolos sebagai juara Grup F dengan koleksi tujuh poin–.
-
Gakpo menjadi starter dalam seluruh tiga pertandingan fase grup.
-
Belanda akan menghadapi Maroko di babak 32 besar pada Selasa, 30 Juni 2026 di Meksiko.
-
Gakpo mencetak 18 gol untuk Liverpool pada musim 2024-25 di bawah arahan Arne Slot–.
Dampak pada Performa dan Masa Depan Karier Gakpo
SIARANBOLA menilai bahwa performa Gakpo di sisa Piala Dunia 2026 akan menjadi sorotan utama. Beban mental yang ia bawa bisa menjadi motivasi ekstra atau justru hambatan psikologis. Namun, rekam jejak Gakpo menunjukkan karakter mental yang tangguh.
SIARANBOLA mencatat bahwa Gakpo telah melalui berbagai tantangan sejak bergabung dengan Liverpool dari PSV Eindhoven. Kemampuannya beradaptasi dengan cepat di Premier League membuktikan ketahanan mentalnya. Kini, ujian terbesar datang di panggung Piala Dunia 2026.
SIARANBOLA juga mengamati bahwa Liverpool kemungkinan besar akan memberikan ruang dan waktu bagi Gakpo untuk memulihkan diri setelah turnamen usai. Dukungan dari manajemen Liverpool dan para penggemar akan menjadi faktor penting dalam proses pemulihan Gakpo.
FAQ
Apa yang terjadi dengan Cody Gakpo dan keluarganya?
Cody Gakpo dan pasangannya Noa van der Bij kehilangan calon anak mereka, Elijah Raphael Gakpo, yang meninggal selama masa kehamilan. Kabar ini diumumkan pada 27 Juni 2026 saat Gakpo tengah membela Belanda di Piala Dunia 2026.
Apakah Cody Gakpo akan tetap bermain di Piala Dunia 2026?
Ya, Cody Gakpo memutuskan untuk tetap bersama skuad Belanda di Piala Dunia 2026 setelah berkonsultasi dengan keluarganya. Belanda akan menghadapi Maroko di babak 32 besar pada 30 Juni 2026.
Apa yang diminta Cody Gakpo kepada publik?
Cody Gakpo meminta privasi dan ruang bagi keluarganya selama masa sulit ini. Ia menyampaikan permohonan ini melalui pernyataan resmi di media sosialnya.
Kesimpulan
Kehilangan Elijah Raphael Gakpo menjadi duka mendalam bagi Cody Gakpo dan Noa van der Bij di tengah Piala Dunia 2026. Keputusan Gakpo untuk tetap membela Belanda menunjukkan profesionalisme dan ketangguhan mental luar biasa. SIARANBOLA mencatat bahwa momen ini akan menjadi babak penting dalam perjalanan karier dan kehidupan Gakpo. Dukungan dari Liverpool, KNVB, dan para penggemar di seluruh dunia menjadi pengingat bahwa sepak bola lebih dari sekadar pertandingan. SIARANBOLA akan terus memantau perjalanan Gakpo dan Belanda di sisa Piala Dunia 2026.










