Thomas Tuchel Ungkap Declan Rice Sempat Terbaring Sakit Sebelum Inggris Lolos ke Semifinal Piala Dunia

siaranbola – Perjuangan Timnas Inggris menuju semifinal Piala Dunia ternyata tidak berjalan mulus. Gelandang andalan mereka, Declan Rice, harus berjuang melawan kondisi fisik yang kurang prima sebelum laga penting menghadapi Norwegia.

Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, mengungkapkan bahwa Rice menghabiskan sebagian besar waktu selama tiga hari sebelum pertandingan di tempat tidur karena sakit. Meski demikian, sang gelandang tetap memaksakan diri untuk tampil demi membantu tim meraih kemenangan.

Kisah perjuangan Rice menjadi sorotan dan banyak dibahas oleh pecinta sepak bola, termasuk di siaranbola, yang mengikuti perkembangan Timnas Inggris sepanjang turnamen.

Baca juga : AS Roma Pasang Harga Tinggi untuk Manu Kone Incaran MU

England will be 'chasing shadows' if Thomas Tuchel doesn't change playing  style against top World Cup teams - Yahoo Sports

Declan Rice Bermain Meski Belum Pulih Sepenuhnya

Rice tetap dipercaya menjadi starter saat Inggris menghadapi Norwegia di babak perempat final. Namun, kondisinya terlihat belum sepenuhnya fit.

Selain harus menghadapi suhu panas di Stadion Miami, Rice juga masih merasakan dampak dari masalah saraf yang memengaruhi otot paha belakang serta punggung bawahnya. Kondisi tersebut diperparah oleh sakit yang dialaminya beberapa hari sebelumnya.

Karena keterbatasan fisik tersebut, Rice akhirnya ditarik keluar pada awal babak kedua dan digantikan oleh rekan setimnya di Arsenal, Eberechi Eze.

Thomas Tuchel Jelaskan Alasan Pergantian Rice

Thomas Tuchel menjelaskan bahwa pergantian Rice bukan semata-mata karena perubahan strategi, tetapi juga mempertimbangkan kondisi kebugaran sang pemain.

Menurut Tuchel, Inggris membutuhkan pendekatan yang lebih menyerang setelah tertinggal 1-0 dari Norwegia. Oleh karena itu, ia memutuskan memasukkan pemain dengan karakter lebih ofensif.

“Beberapa pemain kami kesulitan menghadapi panas. Ezri Konsa adalah salah satunya yang mengalami kram dan cedera hamstring. Kami memutuskan untuk bermain lebih menyerang saat tertinggal 1-0,” ujar Tuchel.

Meski Inggris berhasil menyamakan kedudukan sebelum turun minum, keputusan pergantian Rice tetap dijalankan karena kondisi sang gelandang dinilai tidak memungkinkan untuk bermain penuh.

Rice Hanya Mampu Bermain Satu Babak

Tuchel juga mengungkapkan bahwa Rice baru kembali mengikuti latihan pada malam sebelum pertandingan perempat final.

Meski menunjukkan tekad kuat untuk bermain, tim pelatih sudah menyadari sejak awal bahwa Rice tidak akan mampu menyelesaikan pertandingan selama 90 menit.

“Kami harus menarik Elliot Anderson atau Declan keluar. Setelah melihat Declan menghabiskan tiga hari terakhir sebagian besar di tempat tidur, saya tahu ia tidak akan mampu bertahan sepanjang pertandingan,” kata Tuchel.

Pernyataan tersebut menunjukkan besarnya pengorbanan Rice demi membela negaranya pada laga penting tersebut.

Inggris Bangkit dan Tantang Argentina di Semifinal

Dalam pertandingan melawan Norwegia, Inggris sempat tertinggal lebih dulu setelah Andreas Schjelderup membuka keunggulan lawan.

Namun, Jude Bellingham tampil sebagai pahlawan dengan mencetak gol penyeimbang menjelang turun minum sebelum kembali mencetak gol kemenangan pada babak tambahan waktu. Inggris pun memastikan kemenangan 2-1 sekaligus mengamankan tiket ke semifinal.

Di babak empat besar, Inggris akan menghadapi Argentina yang sebelumnya menyingkirkan Swiss. Pertandingan semifinal dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 15 Juli pukul 20.00 BST.

Laga tersebut diprediksi berlangsung sengit mengingat kedua tim sama-sama tampil impresif sepanjang turnamen. Para penggemar sepak bola tentu menantikan apakah Declan Rice sudah pulih sepenuhnya dan dapat kembali menjadi andalan lini tengah Inggris.

Perkembangan kondisi Rice hingga persiapan Inggris menjelang semifinal dipastikan akan terus menjadi perhatian, termasuk melalui berbagai informasi terbaru dari siaranbola.