SIARANBOLA – Chris Smalling sedang mencari klub baru setelah kontraknya berakhir pada 30 Juni 2026. Bek tengah berusia 36 tahun itu kini kembali ke Inggris Barat Laut untuk menentukan langkah karier selanjutnya. SIARANBOLA mengulas persahabatan unik Smalling dengan Jose Mourinho serta opsi klub yang terbuka baginya.
Perjalanan Karier Chris Smalling dari Non-League ke Puncak Eropa
Chris Smalling memulai kariernya dari Maidstone United, klub non-league Inggris. Dalam waktu tiga tahun, ia melesat ke final Liga Champions. Kariernya telah mencatatkan 580 penampilan klub di tiga negara berbeda. Smalling mengoleksi 31 caps bersama Timnas Inggris dan meraih trofi bersama Manchester United serta AS Roma.
Baca Juga: Mohamed Salah Pakai Nomor 61 di Trabzonspor, Maknanya Spesial
Roy Hodgson adalah pelatih pertama yang melihat bakat Smalling. Hodgson menonton satu pertandingan latihan, lalu memanggil Smalling ke ruangannya dan menawarkan kontrak. “Bahkan tidak sampai seminggu penuh. Saya tidak punya waktu untuk memikirkannya. Saya benar-benar kaget,” kenang Smalling.
Pada Januari 2010, Sir Alex Ferguson datang ke hotel tempat Fulham menginap. Ferguson menghabiskan waktu berjam-jam meyakinkan Smalling untuk bergabung dengan Manchester United. “Dia sangat menenangkan dan meyakinkan. Dia mengatakan saya akan mendapat kesempatan dan dia percaya pada saya,” ujar Smalling.
Hubungan Kompleks Smalling dengan Jose Mourinho
Smalling pernah bermain di bawah asuhan Jose Mourinho di Manchester United. Hubungan mereka sempat diwarnai kritik publik dari Mourinho pada November 2016–. Mourinho menuduh Smalling tidak mau bermain dalam kondisi cedera. Smalling kemudian membalas kritik tersebut dengan tegas.
Fakta menarik: Smalling ternyata bermain dengan patah tulang jari kaki di dua tempat saat melawan Fenerbahce. Ia bahkan menerima suntikan pereda nyeri untuk bermain tiga hari kemudian melawan Chelsea. Mourinho tetap mengkritik Smalling karena dianggap terlalu “hati-hati” dalam pemulihan cederanya.
Meski demikian, Smalling dan Mourinho tetap menjaga komunikasi hingga saat ini. Smalling mendoakan kesuksesan Mourinho ketika sang pelatih mengambil alih Real Madrid pada musim panas 2026–. Hubungan mereka menunjukkan profesionalisme yang matang di balik dinamika yang kompleks.
Status Terkini: Agen Bebas setelah Bersinar di Saudi Pro League
Smalling bergabung dengan Al-Fayha FC pada September 2024 dengan kontrak hingga 30 Juni 2026. Ia menjadi pemain inti sepanjang musim 2025/2026 di Saudi Pro League. Catatan statistiknya menunjukkan 3 gol dan 1 assist dari 2.991 menit bermain.
Kontrak Smalling resmi berakhir pada 30 Juni 2026–. Ia kini berstatus agen bebas dan dapat bergabung dengan klub mana pun tanpa biaya transfer–. Smalling membawa keluarganya kembali ke Inggris Barat Laut untuk mempersiapkan langkah karier berikutnya.
“Saya tahu tubuh saya sekarang lebih baik daripada saat saya berusia 26 tahun,” kata Smalling dalam wawancara eksklusif dengan BBC Sport. Pernyataan ini menunjukkan keyakinannya bahwa ia masih mampu tampil di level tinggi meskipun usianya sudah 36 tahun.
Opsi Klub Baru: Eropa vs Timur Tengah
SIARANBOLA menganalisis beberapa opsi klub yang potensial bagi Smalling. Ia sebelumnya lebih memilih Eropa sebagai tujuan utama kariernya. Namun, gaji tinggi menjadi tantangan bagi klub-klub Eropa yang tertarik.
Liga Premier Inggris mungkin menjadi tujuan nostalgia. Smalling pernah membela Fulham dan Manchester United di kompetisi ini. Klub-klub papan tengah Inggris bisa menjadi opsi realistis mengingat pengalaman dan kepemimpinannya di lini belakang.
Serie A Italia juga bukan pilihan mustahil. Smalling menghabiskan beberapa musim bersama AS Roma dan mengenal gaya sepak bola Italia dengan baik. Ia bahkan sempat menjadi pilihan utama di bawah asuhan Mourinho di Roma pada 2021.
Alternatif lain adalah kembali ke Saudi Pro League atau bahkan MLS Amerika Serikat. Smalling sebelumnya enggan pindah ke Timur Tengah, tetapi status agen bebas memberinya fleksibilitas untuk mempertimbangkan semua tawaran.
Analisis: Apa yang Membuat Smalling Tetap Relevan?
Usia 36 tahun bukanlah penghalang bagi bek tengah berpengalaman seperti Smalling. Ia telah mengadaptasi gaya bermainnya dengan kecerdasan dan posisi yang lebih baik. Smalling juga melakukan tes genetik untuk mengoptimalkan suplemen dan pemulihan tubuhnya.
Pengalaman di tiga liga top Eropa (Premier League, Serie A, Saudi Pro League) membuatnya memiliki wawasan taktik yang luas. Smalling pernah bermain di bawah tiga pelatih legendaris: Sir Alex Ferguson, Jose Mourinho, dan Roy Hodgson.
“Ketika Anda melewati usia 30, setiap tahun sangat berharga dalam hal menikmati permainan dan bergairah tentang sepak bola,” ujar Smalling. Sikap profesional ini menjadi nilai jual utama bagi klub-klub yang membutuhkan pemimpin di ruang ganti.
Poin Penting Karier Chris Smalling:
-
580 penampilan klub di tiga negara (Inggris, Italia, Arab Saudi)
-
31 caps bersama Timnas Inggris
-
Trofi bersama Manchester United dan AS Roma
-
3 gol + 1 assist di Saudi Pro League 2025/2026
-
Agen bebas sejak 30 Juni 2026
-
Tinggi badan 194 cm dengan kaki kanan sebagai kaki terkuat
FAQ Section
1. Apakah Chris Smalling masih berteman dengan Jose Mourinho?
Ya. Smalling tetap berkomunikasi dengan Mourinho dan mendoakan kesuksesannya saat Mourinho menjadi pelatih Real Madrid pada musim panas 2026–. Meski pernah berseteru soal cedera, hubungan mereka tetap profesional.
2. Klub mana yang paling mungkin menjadi tujuan Smalling berikutnya?
Smalling masih membuka peluang di Eropa, terutama Inggris atau Italia. Namun, status agen bebas membuatnya bisa mempertimbangkan tawaran dari Saudi Pro League atau MLS jika tawaran menarik datang.
3. Berapa usia Chris Smalling saat ini?
Chris Smalling lahir pada 22 November 1989, sehingga saat ini berusia 36 tahun–. Ia akan berusia 37 tahun pada November 2026.
Kesimpulan
Chris Smalling memasuki babak baru kariernya sebagai agen bebas dengan pengalaman luar biasa. Persahabatannya dengan Jose Mourinho menunjukkan kedewasaan di balik dinamika profesional yang kompleks. SIARANBOLA menilai Smalling masih memiliki kualitas untuk bermain di level tinggi. Dengan 580 penampilan dan 31 caps Inggris, ia bisa menjadi aset berharga bagi klub yang membutuhkan bek tengah berpengalaman. Langkah selanjutnya akan menentukan apakah ia mengakhiri karier di Eropa atau mencoba tantangan baru di liga lain.










