SIARANBOLA – Barcelona memasuki musim 2026/2027 dengan tantangan besar di lini depan. Klub asal Catalan itu harus mencari formula baru setelah kehilangan Robert Lewandowski yang memutuskan hengkang di bursa transfer musim panas 2026. Kepergian striker asal Polandia berusia 37 tahun itu meninggalkan lubang besar di sektor juru gedor Blaugrana. Pelatih Hansi Flick kini dituntut meracik strategi baru, baik melalui opsi internal yang sudah ada maupun dengan mendatangkan penyerang anyar dari pasar transfer. SIARANBOLA merangkum tantangan dan solusi yang dihadapi Barcelona pasca-era Lewandowski.
Baca Juga : Alexander-Arnold dan Mourinho: Kolaborasi Baru di Madrid?
Mengapa Lewandowski Pergi? Kisah di Balik Kepergian Sang Legenda
Robert Lewandowski memastikan dirinya akan hengkang dari Barcelona pada akhir musim 2025/2026. Keputusan ini diumumkan sendiri oleh pemain asal Polandia tersebut melalui Instagram pada Sabtu sore. Penyebab utama kepergiannya adalah perbedaan pandangan dengan manajemen Barcelona terkait durasi kontrak baru.
Barcelona menawarkan kontrak berdurasi satu tahun, namun Lewandowski justru meminta dua tahun. Lewandowski sempat mengalah dengan berencana menerima kontrak setahun dengan klausul perpanjangan jika berhasil memenuhi beberapa prestasi. Namun, Barcelona kemudian memberikan keputusan dengan jelas bahwa mereka lebih memilih memberikan tawaran setahun kontrak, seperti keinginan awal.
Setelah memutuskan hengkang, Lewandowski dikabarkan mulai mencari klub baru. Salah satu destinasi yang dipertimbangkan adalah Arab Saudi dan Amerika Serikat. Ia menerima tawaran kontrak 15 juta euro dari klub MLS, Chicago Fire, namun tawaran ini mulai disaingi oleh klub Arab Saudi, Al Hilal, yang berani membayar gaji Lewandowski senilai 45 juta euro per musim. Selama memperkuat Barcelona, Lewandowski mencatatkan 120 gol dari 193 penampilan serta membantu mempersembahkan tiga gelar LaLiga.
Dilema di Bursa Transfer: Perburuan Julian Alvarez dan Opsi Lain
Barcelona menjadikan striker Atletico Madrid, Julian Alvarez, sebagai target utama untuk mengisi lini depan. Presiden klub Joan Laporta bahkan telah mengonfirmasi adanya tawaran senilai sekitar 100 juta euro untuk penyerang tim nasional Argentina tersebut.
Namun, negosiasi antara kedua klub dikabarkan masih menemui jalan buntu sehingga belum ada perkembangan signifikan. Atletico Madrid enggan melepas Alvarez ke rival langsung dan bahkan menggugat Barcelona karena melakukan pendekatan secara ilegal.
Selain Alvarez, Barcelona juga memantau sejumlah opsi lain. Beberapa nama yang masuk radar adalah Joao Pedro dan Eli Junior Kroupi. Namun, Kroupi mengalami cedera kaki dan diperkirakan akan tetap bertahan di Bournemouth untuk sementara waktu. Nama Viktor Gyokeres dari Arsenal juga disebut sebagai alternatif yang lebih cost-effective, dengan keyakinan kesepakatan dapat dilakukan sekitar €60 juta. Sementara itu, Jonathan David dari Lille yang kontraknya habis juga menjadi opsi menarik karena tersedia secara gratis.
Opsi Internal: Flick Punya Enam Alternatif di Dalam Skuad Barcelona
Di tengah sulitnya mendatangkan striker baru, Hansi Flick mulai memikirkan alternatif dari dalam skuad. Pelatih asal Jerman itu telah menghabiskan masa pramusim untuk mencari solusi di posisi nomor sembilan.
Dani Olmo menjadi kandidat paling natural untuk mengisi peran sebagai false nine. Ia memulai kariernya sebagai penyerang tengah di akademi sebelum berevolusi menjadi gelandang serang. Olmo telah beberapa kali dimainkan sebagai false nine di bawah asuhan Flick dan tetap mempertahankan ketajaman mencetak golnya.
Lamine Yamal juga telah dicoba di posisi tengah. Flick mengakui bahwa pemain muda berbakat itu adalah pemain kelas dunia dan bisa beradaptasi di posisi tersebut. Namun, Flick lebih memilih mempertahankan Yamal sebagai pemain sayap kanan untuk saat ini.
Dua rekrutan anyar Barcelona, Anthony Gordon dan Karim Adeyemi, juga dinilai sanggup mengemban tugas sebagai penyerang tengah. Gordon pernah beroperasi sebagai striker murni di Newcastle, sementara Adeyemi juga nyaman memimpin lini depan. Opsi lain termasuk Fermin Lopez yang memiliki insting mencetak gol, serta Raphinha yang mobilitasnya sering membawanya ke tengah. Flick bahkan telah mencoba talenta muda seperti Ebrima Tunkara dan Toni Fernandez di posisi tersebut.
Tantangan Tanpa Striker Murni: Apakah Opsi Internal Cukup?
Meskipun memiliki banyak opsi internal di posisi nomor sembilan, prioritas Barcelona tetaplah mendatangkan pemain baru dari pasar transfer. Julian Alvarez tetap menjadi pilihan ideal, namun bahkan jika gagal mendapatkan pemain Argentina itu, klub harus menemukan seseorang yang bisa menawarkan kualitas lebih tradisional di dalam kotak penalti.
Untuk semua bakat yang dimiliki pemain seperti Olmo, Yamal, atau Adeyemi, mereka tidak memiliki kekuatan fisik yang cukup untuk bertahan dan beroperasi sebagai false nine sepanjang waktu. Raphinha mungkin adalah opsi terkuat secara fisik, namun ia belakangan sering mengalami masalah cedera.
Barcelona dijadwalkan memulai perjalanan mereka di LaLiga musim 2026/2027 dengan bertandang ke markas Elche pada 23 Agustus. Hingga saat itu, aktivitas Blaugrana di bursa transfer diperkirakan masih akan terus berlangsung demi mendapatkan sosok penyerang baru yang mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan Robert Lewandowski. SIARANBOLA akan terus memantau perkembangan perburuan striker Barcelona hingga jendela transfer ditutup.
Fakta Cepat: Krisis Lini Depan Barcelona
-
Kepergian: Robert Lewandowski hengkang setelah 4 musim, 120 gol dari 193 penampilan
-
Penyebab: Perbedaan pandangan durasi kontrak (Barcelona tawarkan 1 tahun, Lewandowski minta 2 tahun)
-
Target Utama: Julian Alvarez (Atletico Madrid) – tawaran €100 juta
-
Alternatif Transfer: Viktor Gyokeres (Arsenal), Jonathan David (Lille), Joao Pedro, Eli Junior Kroupi
-
Opsi Internal: Dani Olmo (false nine), Lamine Yamal, Anthony Gordon, Karim Adeyemi, Fermin Lopez, Raphinha
-
Status Ferran Torres: Kontrak tersisa 1 tahun, dikaitkan dengan PSG
-
Musim Dimulai: Barcelona vs Elche, 23 Agustus 2026
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
1. Mengapa Robert Lewandowski hengkang dari Barcelona?
Lewandowski hengkang karena perbedaan pandangan soal durasi kontrak. Barcelona menawarkan kontrak satu tahun, sementara Lewandowski menginginkan dua tahun. Ia mengumumkan keputusannya melalui Instagram pada Mei 2026.
2. Siapa target utama Barcelona untuk menggantikan Lewandowski?
Julian Alvarez dari Atletico Madrid menjadi target utama Barcelona. Klub telah mengajukan tawaran sekitar 100 juta euro. Namun negosiasi masih berjalan alot karena Atletico Madrid enggan melepasnya ke rival langsung.
3. Apa solusi internal yang disiapkan Hansi Flick?
Flick memiliki enam opsi internal: Dani Olmo sebagai false nine, Lamine Yamal, Anthony Gordon, Karim Adeyemi, Fermin Lopez, dan Raphinha. Olmo dianggap sebagai kandidat paling natural karena memulai kariernya sebagai penyerang tengah.
4. Kapan Barcelona memulai musim 2026/2027?
Barcelona dijadwalkan memulai perjalanan mereka di LaLiga musim 2026/2027 dengan bertandang ke markas Elche pada 23 Agustus 2026.
Kesimpulan
Barcelona menghadapi tantangan besar di musim 2026/2027 setelah kehilangan Robert Lewandowski yang telah mencetak 120 gol dalam 193 penampilan. Pelatih Hansi Flick kini harus mencari formula baru di lini depan, baik melalui perburuan striker anyar di bursa transfer maupun dengan memaksimalkan opsi internal yang ada.
Perburuan Julian Alvarez dari Atletico Madrid menjadi prioritas utama, namun negosiasi masih alot. Sementara itu, Flick telah menyiapkan enam opsi internal, dengan Dani Olmo sebagai kandidat paling natural untuk mengisi peran false nine. Namun, opsi internal dinilai belum cukup untuk menggantikan kualitas dan ketajaman Lewandowski secara permanen.
Dengan jendela transfer yang masih terbuka dan musim baru yang akan segera dimulai pada 23 Agustus, tekanan kini berada di pundak direktur olahraga Deco dan manajemen Barcelona untuk segera menemukan solusi terbaik. SIARANBOLA akan terus memantau perkembangan perburuan striker Barcelona hingga bursa transfer ditutup.










