siaranbola – Gabriel Martinelli dikabarkan semakin dekat dengan pintu keluar Arsenal setelah raksasa Saudi Pro League, Al Hilal, bergerak aktif untuk mendapatkan winger asal Brasil tersebut. Negosiasi antara kedua klub disebut berjalan positif dengan nilai transfer yang diperkirakan mencapai £50-55 juta, sementara Martinelli sendiri mulai membuka diri terhadap kemungkinan pindah ke Arab Saudi setelah sempat menolak tawaran Galatasaray.
BACA JUGA : SIARANBOLA: 3 Alasan Chelsea Bisa Juara & 1 Ancaman
Mengapa Gabriel Martinelli Mulai Tersisih dari Skuad Arsenal?
Performa Menurun Drastis dalam Dua Musim Terakhir
Situasi Martinelli di Arsenal berubah drastis dibandingkan saat ia menandatangani kontrak baru pada Februari 2023. Kala itu, ia sedang dalam performa terbaiknya dengan mencetak 15 gol Liga Inggris dan enam assist, menjadi pencetak gol terbanyak Arsenal di kompetisi tersebut.
Namun, produktivitasnya menurun tajam. Pada musim lalu, Martinelli hanya mencetak satu gol di Liga Inggris dan hanya 11 kali tampil sebagai starter. Penurunan ini menjadi salah satu faktor utama mengapa Mikel Arteta mulai mencari opsi lain di sektor sayap kiri.
Absen di Dua Pertandingan Kompetitif Awal Musim
Nama Martinelli mendadak hilang dari skuad Arsenal saat menghadapi Manchester City di Community Shield dan Coventry City di pekan perdana Liga Inggris 2026/2027. Situasi ini semakin memperkuat dugaan bahwa Martinelli memang tak lagi menjadi pilihan utama Arteta.
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, telah secara jelas menyampaikan kepada Martinelli bahwa ia tidak masuk dalam rencananya musim ini. Bahkan, Martinelli dilaporkan tidak mendapatkan medali dari kemenangan Arsenal di Community Shield.
Reaksi Legenda dan Rekan Setim
Legenda Arsenal, Ian Wright, mengkritik cara klub memperlakukan Martinelli. Wright menyatakan situasi tersebut membuatnya tidak nyaman mengingat Martinelli selalu memberikan 100% usahanya dan telah mencetak banyak gol penting bagi Arsenal.
Di sisi lain, laporan menyebutkan bahwa para rekan setim Martinelli bersimpati dengan perlakuan yang ia terima dalam beberapa pekan terakhir.
Detail Tawaran Al Hilal untuk Gabriel Martinelli
Nilai Transfer dan Gaji
Al Hilal menunjukkan keseriusan mereka dengan menyiapkan paket transfer yang sangat menarik:
| Komponen | Detail |
|---|---|
| Nilai Transfer | £50-55 juta (sekitar Rp1,2-1,4 triliun) |
| Gaji per Tahun | €20 juta (£17,1 juta) plus bonus |
| Kenaikan Penghasilan | Hampir menggandakan pendapatan sebelum pajak dari £180.000/minggu saat ini |
Arsenal mematok harga £60 juta (Rp1,4 triliun) kepada Al Hilal. Saat ini, masih terdapat selisih sekitar €8 juta (£6,8 juta) antara harga yang diminta Arsenal dan tawaran Al Hilal.
Klausul Penjualan Kembali
Arsenal juga berusaha memasukkan klausul penjualan kembali (sell-on clause) dalam kesepakatan tersebut. Klausul ini akan memberikan perlindungan kepada Arsenal apabila Martinelli kembali pindah dari Al Hilal pada masa mendatang.
Menariknya, klub masa lalu Martinelli, Ituano dari Brasil, dilaporkan memiliki klausul penjualan kembali sendiri dan diharapkan menerima 15-20% dari keuntungan penjualan Martinelli oleh Arsenal.
Profil Singkat Gabriel Martinelli di Arsenal
Sebelum memutuskan masa depannya, berikut catatan karier Martinelli bersama Arsenal:
-
Bergabung: 2019 dari Ituano (Brasil) dengan nilai sekitar £6 juta
-
Usia: 25 tahun
-
Kontrak: Berakhir Juni 2027, dengan opsi perpanjangan satu tahun di tangan Arsenal
-
Penampilan: 278 penampilan di semua kompetisi
-
Gol: 62 gol
-
Prestasi: Premier League, FA Cup, Community Shield
-
Musim 2025/26: 53 penampilan, 11 gol di semua kompetisi
Martinelli sebelumnya menolak tawaran £45 juta dari Galatasaray karena tidak tertarik pindah ke Turki. Kini, pendekatan Al Hilal tampaknya lebih berhasil membuat pemain Brasil tersebut mempertimbangkan masa depannya di luar Arsenal.
Dampak Transfer bagi Arsenal dan Al Hilal
Bagi Arsenal: Rekor Penjualan Klub
Jika transfer ini terealisasi, Martinelli akan menjadi penjualan termahal dalam sejarah Arsenal. Dengan hanya sisa satu tahun kontrak, menjual Martinelli sekarang adalah keputusan bisnis yang masuk akal bagi Arsenal untuk mendapatkan kembali nilai maksimal.
Dana dari penjualan Martinelli dikabarkan akan digunakan Arsenal untuk mendatangkan penyerang kelas dunia yang telah mereka incar sepanjang musim panas.
Bagi Al Hilal: Ambisi Perebutan Gelar
Al Hilal tidak hanya memburu Martinelli. Mereka juga mengincar striker Aston Villa, Ollie Watkins, dalam apa yang disebut sebagai serangan £100 juta ke Premier League.
Target Al Hilal jelas: membangun skuat yang mampu merebut kembali gelar Saudi Pro League dari Cristiano Ronaldo dan Al Nassr. Martinelli akan menjadi rekrutan kedua di lini serang setelah Crysencio Summerville yang didatangkan dari West Ham United.
FAQ – Pertanyaan Populer Seputar Transfer Gabriel Martinelli
1. Apakah Gabriel Martinelli sudah resmi meninggalkan Arsenal?
Belum. Hingga saat ini, belum ada kesepakatan final yang ditandatangani. Negosiasi antara Arsenal dan Al Hilal masih berlangsung, meskipun kedua klub dilaporkan sudah mencapai kesepakatan di angka £50-55 juta. Keputusan akhir ada di tangan Martinelli.
2. Berapa nilai transfer Gabriel Martinelli ke Al Hilal?
Nilai transfer yang disepakati berkisar antara £50-55 juta (sekitar Rp1,2-1,4 triliun). Angka ini akan menjadikan Martinelli sebagai penjualan termahal dalam sejarah Arsenal. Arsenal awalnya mematok harga £60 juta.
3. Mengapa Mikel Arteta ingin menjual Gabriel Martinelli?
Arteta menilai Martinelli tidak lagi masuk dalam rencananya setelah performa pemain menurun drastis—hanya mencetak satu gol Liga Inggris dan 11 kali menjadi starter sepanjang musim lalu. Selain itu, kehadiran Christos Tzolis sebagai opsi baru di sayap kiri membuat posisi Martinelli semakin terdesak.
Kesimpulan
Gabriel Martinelli berada di ambang pintu keluar Arsenal setelah tujuh tahun membela The Gunners. Al Hilal datang dengan tawaran besar yang secara finansial sangat menggiurkan gaji hampir dua kali lipat dan nilai transfer yang berpotensi memecahkan rekor klub. Meski Martinelli awalnya ingin bertahan di Arsenal, situasi berubah setelah ia disingkirkan dari skuad dalam dua pertandingan kompetitif pertama musim ini.
Keputusan akhir kini berada di tangan Martinelli: bertahan dan berjuang merebut tempatnya kembali, atau memulai babak baru di Arab Saudi dengan paket finansial yang sulit ditolak. Satu hal yang pasti bursa transfer musim panas 2026 ini akan menjadi salah satu momen paling menentukan dalam karier pemain Brasil berusia 25 tahun tersebut.










