Desakan kepada FIFA: AS Diminta Dikeluarkan dari Piala Dunia

siaranbola – Sekelompok anggota parlemen lintas partai menyerukan kepada FIFA untuk mempertimbangkan pengusiran Amerika Serikat dari Piala Dunia. Seruan ini muncul hingga negara tersebut dinilai menunjukkan “kepatuhan yang jelas terhadap hukum internasional dan penghormatan terhadap kedaulatan negara lain”.

Desakan tersebut muncul di tengah meningkatnya kritik terhadap kebijakan luar negeri Amerika, yang dinilai berpotensi merusak kredibilitas organisasi olahraga internasional.

Baca juga : Siaranbola – Hasil Pertandingan Newcastle vs Man City 0-2 di Leg 1

Trump awarded inaugural Fifa peace prize at World Cup draw in Washington |  World Cup 2026 | The Guardian

Latar Belakang: Penangkapan Nicolas Maduro

Kontroversi ini dipicu oleh penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, dalam sebuah penggerebekan oleh pasukan AS di ibu kota Caracas pada bulan ini. Tindakan tersebut terjadi bersamaan dengan peringatan yang baru-baru ini dikeluarkan oleh Presiden AS Donald Trump kepada sejumlah negara lain.

Bagi para pengkritik, langkah tersebut dipandang sebagai bentuk campur tangan langsung terhadap urusan dalam negeri negara berdaulat.


AS sebagai Tuan Rumah Ajang Olahraga Dunia

Situasi ini menjadi semakin sensitif mengingat Amerika Serikat akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026 bersama Meksiko dan Kanada, serta Olimpiade dalam dua setengah tahun ke depan. Kondisi ini memunculkan pertanyaan penting:
Apakah kebijakan luar negeri suatu negara seharusnya memengaruhi kelayakannya sebagai tuan rumah atau peserta kompetisi olahraga global?

Bagi banyak penggemar yang hanya ingin menikmati pertandingan melalui berbagai platform siaranbola, politik global kini ikut membayangi panggung olahraga.


Sorotan terhadap Peran Trump dan Kebijakan AS

Pada Desember lalu, FIFA bahkan menganugerahi Trump “Penghargaan Perdamaian” pada upacara pengundian Piala Dunia 2026 di Washington. FIFA menyebut Trump telah “memainkan peran penting” dalam mendorong gencatan senjata dan mempromosikan perdamaian di beberapa konflik.

Namun, dalam beberapa minggu terakhir, AS dilaporkan melakukan aksi militer di Venezuela, serta mengisyaratkan kemungkinan operasi lebih lanjut di Greenland.


Mosi Parlemen: “Tidak Boleh Melegitimasi Pelanggaran”

Sebanyak 23 politisi dari Partai Buruh, Partai Liberal Demokrat, Partai Hijau, dan Plaid Cymru menandatangani mosi parlemen yang menyerukan badan olahraga internasional untuk mempertimbangkan pengusiran AS dari kompetisi utama, termasuk Piala Dunia.

Dalam pernyataannya, mereka menegaskan bahwa ajang olahraga “tidak boleh digunakan untuk melegitimasi atau menormalisasi pelanggaran hukum internasional oleh negara-negara kuat”. Tindakan AS terhadap Venezuela termasuk penangkapan Presiden Nicolas Maduro sebagai bentuk “campur tangan langsung dalam urusan internal negara berdaulat”.


Ancaman Terselubung dan Dampaknya bagi Tatanan Global

Mosi tersebut turut menyoroti “ancaman terselubung dan terang-terangan yang berulang kali dilakukan oleh pejabat senior AS” terhadap negara-negara seperti Denmark, Kolombia, dan Kuba. Para anggota parlemen menilai sikap ini berpotensi “merusak tatanan internasional berbasis aturan”.
Jutaan penggemar di seluruh dunia menantikan laga-laga besar melalui siaranbola?