siaranbola – Hugo Ekitike tampil gemilang saat Liverpool menaklukkan Brighton dengan skor 2-0 di Anfield. Penyerang asal Prancis itu mencetak kedua gol The Reds, sekaligus membawa total golnya di Liga Premier musim ini menjadi tujuh.
Catatan tersebut membuatnya hanya kalah dari Erling Haaland dalam jumlah gol yang tercipta dari situasi permainan terbuka. Sebuah pencapaian impresif bagi pemain yang baru didatangkan dari Eintracht Frankfurt pada bursa transfer musim panas lalu, dan kini menjadi sorotan dalam berbagai ulasan siaranbola.
Baca juga : Rekor Kelam Liga Premier: Kisah Pilu Rangkaian Kekalahan Terpanjang dalam Sejarah

Kontribusi Besar di Tengah Kembalinya Salah
Meskipun kembalinya Mohamed Salah sebagai pemain pengganti menjadi perhatian utama para pendukung Liverpool, kontribusi Ekitike tak kalah penting. Pergerakannya sepanjang pertandingan menunjukkan betapa besar dampaknya bagi lini serang tim asuhan Arne Slot.
Dalam laga tersebut, Ekitike mencatatkan tujuh tembakan serta 12 sentuhan di dalam kotak penalti lawan. Kedua statistik itu menjadi yang tertinggi di Liga Premier pada akhir pekan tersebut.
Daya Tahan dan Intensitas yang Meningkat
Ekitike akhirnya ditarik keluar tak lama setelah terlihat mengalami kram. Arne Slot kemudian menjelaskan bahwa kondisi itu justru menunjukkan peningkatan signifikan dalam kapasitas fisik sang pemain.
“Saya bisa memastikan bahwa ia berlari hampir dua kali lebih banyak dibandingkan pertandingan-pertandingan awal musim, ketika saya harus menariknya keluar karena kram,” ujar Slot.
Statistik Sprint yang Mengesankan
Data Opta semakin menegaskan perkembangan Ekitike. Ia mencatatkan 25 sprint intensitas tinggi saat melawan Brighton, angka tertinggi yang pernah ia raih dalam satu pertandingan Liga Premier. Rekor tersebut melampaui catatan pribadinya sebelumnya, yakni 24 sprint saat menghadapi Leeds.
“Ia semakin berenergi untuk terus berlari, baik dengan maupun tanpa bola,” tambah Slot.
Idola Baru Anfield
Gaya bermain Ekitike yang agresif dan penuh determinasi membuatnya cepat dicintai publik Anfield. Lari-lari tajamnya kerap membuka ruang dan memancing perhatian lawan, sementara kontribusinya secara keseluruhan menjadikannya sosok penting dalam skema permainan Liverpool.
Tak heran jika namanya kini sering diteriakkan oleh para pendukung, dan performanya terus menjadi pembahasan hangat di berbagai platform siaranbola.










