SIARANBOLA – PSM Makassar harus puas berbagi angka dengan Persis Solo setelah laga ketat berakhir imbang 1-1 di Stadion Gelora BJ Habibie, Makassar, Jumat (3/4/2026). Hasil ini membuat Juku Eja gagal memetik poin penuh di hadapan pendukungnya sendiri. Kegagalan ini semakin terasa karena PSM Makassar sebenarnya unggul lebih dulu melalui gol cepat di babak pertama.
Baca Juga : Siaranbola Manchester City vs Liverpool: Prediksi FA Cup 4 April 2026
Jalannya Pertandingan: Keunggulan Awal yang Sirna
Bermain di kandang sendiri, PSM Makassar langsung tancap gas sejak menit awal. Tekanan bertubi-tubi membuahkan hasil pada menit ke-12. Yuran Fernandes, bek tengah asal Portugal, menjebol gawang Persis Solo setelah memanfaatkan kemelut di kotak penalti. Gol tersebut sempat membuat suporter tuan rumah bersorak gembira.
Namun, keunggulan PSM Makassar tidak bertahan lama. Persis Solo yang dilatih oleh tim pelatih berpengalaman berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-38. Moussa Sidibe, striker andalan Laskar Sambernyawa, melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang tidak mampu diantisipasi kiper Reza Arya Pratama.
Babak kedua berjalan lebih sengit. Kedua tim saling melancarkan serangan, tetapi skor 1-1 tetap bertahan hingga wasit meniup peluit panjang. Statistik mencatat PSM Makassar melepaskan 14 tembakan (5 on target), sementara Persis Solo 9 tembakan (3 on target). Penguasaan bola pun hampir berimbang: 52% untuk tuan rumah.
Fakta Cepat Laga PSM Makassar vs Persis Solo
-
Gol pembuka PSM Makassar: Yuran Fernandes (12′)
-
Gol penyeimbang Persis Solo: Moussa Sidibe (38′)
-
Kartu kuning: 3 untuk PSM Makassar, 2 untuk Persis Solo
-
Penyelamatan kiper: Reza Arya Pratama (4 penyelamatan) vs Gianluca Pandeynuwu (3 penyelamatan)
-
Pelanggaran: PSM Makassar 12 kali, Persis Solo 14 kali
Analisis: Mengapa PSM Makassar Gagal Memaksimalkan Laga Kandang?
Kegagalan PSM Makassar meraih poin penuh tidak lepas dari beberapa faktor krusial. Pertama, lini tengah Juku Eja kehilangan kreativitas setelah M. Arfan ditarik keluar pada menit ke-60 karena cedera ringan. Kedua, penyelesaian akhir yang buruk menjadi momok berulang.
Menurut data yang dihimpun SIARANBOLA, PSM Makassar telah gagal mencetak gol dari peluang emas sebanyak 7 kali dalam tiga laga kandang terakhir. Angka ini tertinggi di antara tim papan atas BRI Super League musim ini.
Selain itu, Persis Solo tampil disiplin dengan menerapkan low block yang rapat setelah gol penyeimbang. Pelatih Persis, Leonardo Medina, berhasil membaca pola serangan PSM Makassar yang cenderung mengandalkan sisi sayap. Dengan mematikan pergerakan Yakob Sayuri, serangan tuan rumah menjadi mudah diprediksi.
Entity penting yang tampil menonjol dalam laga ini:
-
Yuran Fernandes – bek sekaligus pencetak gol untuk PSM Makassar.
-
Moussa Sidibe – pemain kunci Persis Solo yang menyamakan kedudukan.
-
BRI Super League 2025/2026 – kompetisi kasta tertinggi Liga Indonesia.
Kutipan Usai Laga
Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares, tampak kecewa dengan hasil imbang ini. Dalam wawancara setelah pertandingan, ia mengatakan:
“Kami kehilangan fokus setelah gol pertama. Seharusnya kami bisa menambah setidaknya satu gol lagi di babak pertama. Ini pelajaran berharga bagi skuat.”
Sementara itu, kapten PSM Makassar, Wiljan Pluim, juga menyoroti mentalitas tim. “Kami tidak cukup haus kemenangan di babak kedua. Lawan hanya bertahan, tetapi kami tidak menemukan solusi,” ujarnya seperti dilansir SIARANBOLA.
Dampak Hasil Imbang bagi PSM Makassar di Klasemen
Hasil imbang ini membuat PSM Makassar tertahan di peringkat ke-4 klasemen sementara BRI Super League dengan koleksi 48 poin dari 26 laga. Mereka terpaut 5 poin dari pemuncak klasemen, Borneo FC Samarinda, dan 3 poin dari Persib Bandung di posisi ketiga.
Padahal, target awal PSM Makassar musim ini adalah finis di tiga besar dan lolos ke kompetisi Asia. Dengan menyisakan 8 pertandingan, setiap poin sangat berharga. Kegagalan meraih poin penuh kandang melawan tim papan tengah seperti Persis Solo bisa berakibat fatal di akhir musim.
Analisis Mendalam: Masalah Klasik Juku Eja
Jika dicermati, PSM Makassar sebenarnya mendominasi jalannya pertandingan. Namun, dominasi tanpa gol adalah masalah klasik yang belum terselesaikan. Dari 26 laga musim ini, PSM Makassar sudah 9 kali gagal menang meskipun unggul penguasaan bola di atas 50%.
Menurut catatan SIARANBOLA, efisiensi penyelesaian akhir PSM Makassar hanya 12% (peringkat ke-11 dari 18 tim). Angka ini jauh di bawah rata-rata tim papan atas yang mencapai 18-20%.
Bernardo Tavares harus segera menemukan formula lini depan yang tajam. Adilson Silva yang didatangkan sebagai penyerang utama baru mencetak 4 gol dari 18 penampilan. Sementara Nermin Haljeta justru lebih produktif sebagai supersub dengan 5 gol dari 12 laga sebagai pemain pengganti.
FAQ
1. Kapan tepatnya laga PSM Makassar vs Persis Solo berlangsung?
Laga digelar pada Jumat, 3 April 2026, di Stadion Gelora BJ Habibie, Makassar, sebagai bagian dari pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026.
2. Siapa pencetak gol untuk PSM Makassar dalam laga ini?
Yuran Fernandes, bek tengah berkebangsaan Portugal, menjadi satu-satunya pencetak gol untuk PSM Makassar melalui sepakan jarak dekat pada menit ke-12.
3. Apa dampak hasil imbang ini bagi peluang PSM Makassar juara?
Hasil imbang membuat PSM Makassar semakin tertinggal dari Borneo FC. Peluang juara masih ada secara matematis, tetapi sangat tipis mengingat hanya tersisa 8 laga dan selisih 5 poin.
Kesimpulan
PSM Makassar kembali kehilangan poin penting di kandang sendiri. Hasil imbang 1-1 melawan Persis Solo bukan hanya kegagalan taktis, tetapi juga cerminan masalah kronis dalam penyelesaian akhir. Jika tidak segera dibenahi, mimpi PSM Makassar untuk bersaing di papan atas BRI Super League musim ini bisa sirna. Laga tandang pekan depan melawan Dewa United akan menjadi ujian sesungguhnya bagi mentalitas Juku Eja.










