siaranbola – Manajer Manchester United, Ruben Amorim, mengungkapkan bahwa ia melindungi diri dan keluarganya dari pelecehan di media sosial dengan menghindari membaca komentar apa pun yang ditujukan kepadanya.
Ia menegaskan bahwa pilihan tersebut adalah langkah personal untuk menjaga kesehatan mentalnya di tengah tekanan besar sebagai pelatih
klub besar seperti Manchester United.
Baca juga : Berita Bola Athletic Bilbao vs Real Madrid – Prediksi & Analisis 4 Des 2025
“Saya tidak membacanya; saya melindungi diri sendiri,” ujar Amorim. “Saya bahkan tidak menonton TV ketika mereka membicarakan Manchester United… itu cara saya untuk tetap sehat.”

Temuan Investigasi siaranbola: Lebih dari 2.000 Pesan Kasar
Sebuah investigasi siaranbola yang bekerja sama dengan perusahaan ilmu data Signify menemukan bahwa dalam satu akhir pekan pertandingan pada 8–9 November, terdapat lebih dari 2.000 unggahan kasar yang ditujukan kepada manajer dan pemain Liga Primer serta Liga Super Wanita.
Unggahan tersebut mencakup:
-
Hinaan rasis
-
Komentar homofobia
-
Ancaman kekerasan, termasuk ancaman pembunuhan dan pemerkosaan
Manajer menjadi sasaran lebih sering dibanding pemain. Amorim, manajer Liverpool Arne Slot, dan bos Newcastle Eddie Howe adalah tiga nama yang paling banyak diserang.
Sebanyak 82% unggahan kasar berasal dari platform X (sebelumnya Twitter), sementara 61% di antaranya diposting oleh akun dari Inggris dan Republik Irlandia.
Tekanan Profesi dan Dampak Pribadi
Amorim mengatakan pelecehan daring kini sudah dianggap hal yang “normal” dalam profesi seperti dirinya. Namun ia tetap memilih untuk menjauh demi menjaga kesehatan mental dan kehidupan keluarga.
“Saya bisa menghasilkan banyak uang di Instagram,” katanya. “Tapi demi hidup normal dan menjaga keluarga, itu tidak sepadan dengan beberapa dolar atau pound tambahan.”
Ia mengaku bahwa perasaannya sebagai pelatih sudah cukup berat tanpa harus menambah tekanan dari opini publik yang ekstrem.
Tantangan di Lapangan: Musim Berat bagi Manchester United
Manchester United mengalami musim yang sulit:
-
Musim lalu mereka finis peringkat 15, posisi terendah sejak terdegradasi pada musim 1973–74.
-
Mereka kalah dari Tottenham di final Liga Europa dan gagal lolos ke kompetisi Eropa.
-
Musim ini mereka tersingkir dari Piala Carabao oleh Grimsby Town (League Two).
-
Di Liga Premier, United berada di peringkat ketujuh menjelang laga kandang melawan West Ham pada Kamis.
Di tengah tekanan itu, Amorim menegaskan bahwa menjaga ketenangan dan kesehatan mental adalah satu-satunya cara untuk bertahan sebagai manajer di era digital saat ini.











