siaranbola – Klub Championship, Watford, resmi menunjuk Edward Still sebagai pelatih kepala anyar dengan kontrak berdurasi dua setengah tahun. Pelatih berusia 35 tahun tersebut diharapkan mampu membawa The Hornets kembali bersaing di papan atas Championship musim ini.
Penunjukan ini dilakukan menyusul pengunduran diri Javi Gracia, yang hanya bertahan tiga bulan di Vicarage Road.
Baca juga : Gol Erling Haaland di Anfield Pecahkan Rekor Tandang

Profil Edward Still dan Latar Belakang Karier
Edward Still merupakan kakak dari mantan pelatih Southampton, Will Still. Sebelum bergabung dengan Watford, ia menjabat sebagai asisten manajer di klub raksasa Belgia, Anderlecht.
Still juga memiliki pengalaman sebagai pelatih kepala di Liga Pro Belgia bersama Charleroi, KAS Eupen, dan KV Kortrijk. Selain itu, ia pernah bekerja sebagai asisten untuk Will Still di klub Prancis, Lens, dan turut membantu klub tersebut finis di posisi kedelapan Ligue 1 musim 2024–25.
Filosofi Permainan dan Target Bersama Watford
Dalam pernyataan resminya, Still mengungkapkan rasa bangga bisa bergabung dengan Watford.
“Saya sangat senang dan bangga berada di sini. Ini adalah klub besar dengan sejarah fantastis dalam sepak bola Inggris,” ujar Still.
Ia menegaskan bahwa fokus utamanya adalah meraih kemenangan secepat mungkin dan memaksimalkan potensi skuad. Para pendukung Watford dapat mengharapkan gaya bermain agresif, pertahanan yang kompak, serta serangan cepat dan efektif sebuah pendekatan modern yang sering dibahas di berbagai platform siaranbola.
Posisi Watford di Klasemen Championship
Saat ini, Watford berada di peringkat ke-11 klasemen Championship. Meski demikian, mereka hanya terpaut tiga poin dari zona play-off, menjadikan peluang untuk promosi masih sangat terbuka.
Laga terdekat Watford adalah menghadapi Preston North End pada Sabtu mendatang, yang akan menjadi ujian awal bagi Edward Still dalam memulai eranya di Vicarage Road.
Dukungan Manajemen dan Struktur Kepelatihan
Ketua sekaligus CEO Watford, Scott Duxbury, menyatakan keyakinannya terhadap penunjukan Still.
“Ed adalah pelatih dengan metode modern dan progresif yang sangat sesuai dengan dinamika skuad kami. Kami percaya ia mampu membawa tim ini maju dan bersaing untuk play-off,” jelas Duxbury.
Sementara itu, mantan bek Bournemouth, Charlie Daniels yang sebelumnya menjabat sebagai pelatih sementara selama dua pertandingan akan tetap berada di staf kepelatihan sebagai pelatih tim utama bersama Karim Belhocine. Perkembangan Watford di bawah struktur baru ini tentu akan menjadi sorotan penggemar siaranbola dalam beberapa pekan ke depan.










