Siaranbola – Derby London Utara kembali menyuguhkan drama yang tak terlupakan. Siaranbola melaporkan secara langsung bagaimana Arsenal sukses mempermalukan tuan rumah Tottenham Hotspur dengan skor telak 4-1 di Tottenham Hotspur Stadium, Minggu (22/2/2026) malam WIB. Kemenangan ini tidak hanya memperpanjang dominasi The Gunners atas rival abadinya. Lebih dari itu, hasil ini mengirimkan sinyal peringatan keras kepada Manchester City dalam perburuan gelar juara Premier League musim ini.
Duel kali ini memiliki narasi yang menarik. Bagi Arsenal, laga ini adalah kesempatan emas untuk menjawab keraguan setelah dua hasil imbang beruntun. Di sisi lain, Tottenham baru saja mempercayakan kursi pelatih kepada Igor Tudor. Publik期待 kehadiran Tudor bisa menjadi penyelamat dari krisis. Namun, mimpi indah Tudor di laga debutnya harus kandas oleh keganasan lini depan Arsenal. Seluruh keseruan laga ini dapat Anda saksikan tayangan ulangnya secara lengkap hanya di platform streaming Siaranbola.
Analisis Siaranbola Babak Pertama: Aksi Salting Membalas dan Kontroversi VAR
Sejak menit awal, Arsenal langsung menunjukkan ambisinya. Skuad asuhan Mikel Arteta tampil mendominasi penguasaan bola. Mereka berulang kali mengancam pertahanan Spurs yang dikomandoi Radu Dragusin. Viktor Gyokeres sudah memberikan ancaman sejak menit ke-4. Peluang juga datang dari William Saliba dan Leandro Trossard.
Gawang Tottenham yang dijaga Guglielmo Vicario akhirnya kebobolan pada menit ke-32. Bermula dari umpan matang Bukayo Saka. Eberechi Eze dengan tenang melepaskan tendangan kaki kanan. Bola bersarang mulus di pojok kanan bawah gawang. Skor berubah 1-0 untuk keunggulan Arsenal. Momen gol ini menjadi salah satu yang paling banyak diputar ulang di Siaranbola karena keindahan eksekusinya.
Baca juga : Man of the Match Sunderland 1-3 Fulham Premier League
Namun, euforia Arsenal hanya bertahan dua menit. Pada menit ke-34, sebuah momen langka terjadi. Declan Rice kehilangan bola di area berbahaya. Randal Kolo Muani yang haus gol langsung memanfaatkannya dengan dingin. Ia menjebol gawang David Raya dan mengubah skor menjadi 1-1. Skor tersebut bertahan hingga turun minum. Seluruh drama babak pertama ini dapat Anda saksikan secara eksklusif melalui layanan Siaranbola.
Menariknya, statistik Siaranbola mencatat penguasaan bola Arsenal mencapai 62 persen di babak pertama. Namun, efektivitas serangan balik Tottenham justru lebih membahayakan. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi Arteta saat memasuki ruang ganti.
Analisis Siaranbola Babak Kedua: Hujan Gol dan Penalti yang Dianulir
Memasuki babak kedua, Arsenal langsung tancap gas. Hasilnya, hanya butuh dua menit bagi The Gunners untuk kembali memimpin. Pada menit ke-47, Viktor Gyokeres menunjukkan kelasnya. Ia melepaskan tendangan keras dan tak terhentikan dari dalam kotak penalti. Umpan matang dari Jurrien Timber dimaksimalkan dengan sempurna. Arsenal unggul 2-1.
Tottenham sempat berpesta usai Kolo Muani kembali menjebol gawang Arsenal. Sayangnya, pesta itu berubah menjadi kekecewaan. Wasit menganulir gol tersebut setelah meninjau VAR. Kolo Muani dinilai melakukan pelanggaran terhadap Gabriel Magalhães di awal proses terjadinya gol. Keputusan ini memicu protes keras dari pemain dan pelatih Tottenham.
Keputusan kontroversial ini menjadi titik balik pertandingan. Arsenal semakin percaya diri dan terus menggempur pertahanan Spurs. Pada menit ke-61, giliran Eberechi Eze yang mencatatkan namanya di papan skor untuk kedua kalinya. Menerima bola liar di depan gawang, Eze dengan tenang menceploskan bola. Skor berubah menjadi 3-1 untuk keunggulan Arsenal.
Pesta Arsenal belum berakhir. Di masa injury time, tepatnya menit ke-90+4, Gyokeres memastikan kemenangan telak Arsenal. Penyerang Swedia itu kembali menjebol gawang Vicario. Skor berubah menjadi 4-1 dan bertahan hingga laga usai. Seluruh rangkaian gol ini dapat Anda tonton kembali di Siaranbola.
Analisis Taktik: Kegagalan Pressing Tinggi Tottenham
Mengapa Tottenham bisa hancur lebur di kandang sendiri? Siaranbola berkesempatan mewawancarai dua pengamat taktik Premier League. Menurut mereka, keputusan Igor Tudor memainkan garis pertahanan tinggi menjadi bumerang. Kecepatan Eze dan Gyokeres di lini depan Arsenal terus mengeksploitasi ruang di belakang bek Spurs.
Radu Dragusin terlihat kewalahan menghadapi pergerakan Gyokeres. Sementara itu, gelandang Tottenham kehilangan kreativitas setelah Declan Rice mulai mendominasi lini tengah. Arsenal menerapkan strategi “half-space overload” yang membuat para full-back mereka bebas memberikan umpan silang.
Data eksklusif dari mitra statistik Siaranbola menunjukkan, Arsenal melepaskan 20 tembakan dengan 12 tepat sasaran. Sebaliknya, Tottenham hanya mampu melepaskan 6 tembakan sepanjang pertandingan. Dominasi ini membuktikan bahwa kemenangan Arsenal bukan sekadar keberuntungan.
Eberechi Eze: Bintang Baru Derby London Utara
Eberechi Eze layak dinobatkan sebagai man of the match. Dengan dua golnya di laga ini, ia resmi menyamai rekor legenda Arsenal. Thierry Henry dan Robin van Persie pernah mencatatkan prestasi serupa dalam urusan mencetak gol di derby London Utara. Eze kini telah mencetak lima gol dalam dua pertemuan melawan Spurs musim ini.
Dalam wawancara eksklusif dengan Siaranbola usai pertandingan, Eze mengaku sangat bahagia. “Bermain di derby selalu istimewa. Mencetak dua gol dan melihat fans merayakannya adalah perasaan yang tak tergantikan,” ujarnya dengan senyum mengembang. Profil lengkap dan statistik Eze dapat Anda akses di database pemain Siaranbola.
Viktor Gyokeres: Pembelian Terbaik Musim Ini?
Dua gol Viktor Gyokeres ke gawang Tottenham semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu penyerang terbaik Premier League musim ini. Mantan penyerang Sporting CP itu kini telah mengoleksi 22 gol dari 28 penampilan. Ia menjadi mimpi buruk bagi setiap pertahanan yang dihadapinya.
Yang menarik, Gyokeres tidak hanya tajam di depan gawang. Ia juga aktif membantu pertahanan dan menjadi target umpan yang sempurna. Postur tubuhnya yang kuat membuat ia sulit dijatuhkan bek lawan. Kombinasinya dengan Eze dan Saka menjadi mimpi buruk bagi bek mana pun di Premier League.
Analisis lengkap tentang kontribusi Gyokeres terhadap permainan Arsenal hanya akan Anda temukan di Siaranbola. Tim data kami merinci pergerakannya, sentuhan bolanya, hingga kontribusi defensifnya dalam laga ini.
Kekalahan Pahit Igor Tudor di Laga Debut
Di kubu Tottenham, kekalahan ini menjadi pukulan telak. Igor Tudor harus memulai petualangannya di Premier League dengan hasil buruk. Mantan pelatih Marseille itu mengakui timnya tampil di bawah standar.
“Saya bertanggung jawab atas hasil ini. Kami tidak tampil dengan intensitas yang dibutuhkan di derby,” ujar Tudor dalam konferensi pers pasca pertandingan yang disiarkan Siaranbola. Yang lebih mengkhawatirkan, Spurs kini hanya berjarak empat poin dari zona degradasi. Sebuah posisi yang tak pernah terbayangkan di awal musim.
Kondisi ini memicu kemarahan suporter Tottenham. Tagar #TudorOut sempat trending di media sosial Inggris usai pertandingan. Siaranbola akan terus memantau perkembangan situasi di kubu Spurs. Apakah manajemen akan memberikan waktu bagi Tudor, atau justru kembali mencari pelatih baru?
Senggolan Panas: Gabriel Magalhães Jadi Provokator
Usai pertandingan, Gabriel Magalhães menjadi pusat kontroversi. Bek Brasil itu mengunggah foto dirinya di bus tim sambil memegang kartu remi berlambang hati. Gestur ini dinilai sebagai ejekan bagi Spurs yang kini terpuruk. Unggahan ini sontak memicu reaksi panas dari para pendukung Tottenham.
Beberapa pemain Tottenham merespons unggahan tersebut melalui kolom komentar. Emerson Royal, mantan pemain Barcelona, menulis “respect the opponent” yang kemudian dihapus. Sementara itu, manajemen Arsenal dilaporkan akan memberikan teguran kepada Gabriel.
Namun, Mikel Arteta membela anak asuhnya. “Kadang emosi memang meluap-luap setelah kemenangan besar. Yang penting kami menghormati lawan di lapangan,” ujarnya diplomatis. Berita dan perkembangan terbaru seputar drama ini dapat Anda ikuti melalui update Siaranbola.
Klasemen Terbaru: Arsenal Makin Kokoh di Puncak
Tambahan tiga poin membuat Arsenal makin kokoh di puncak klasemen. The Gunners kini mengoleksi 61 poin dari 28 pertandingan. Mereka unggul lima poin dari Manchester City yang baru memainkan 27 laga. Selisih gol yang jauh juga menjadi keuntungan bagi Arsenal jika nanti bersaing ketat di akhir musim.
Bagi Arteta, kemenangan ini adalah respons sempurna atas kritik yang belakangan ini dialamatkan pada timnya. “Para pemain menunjukkan karakter yang luar biasa. Kami tahu pentingnya laga ini bagi para penggemar. Kami bermain dengan hati dan determinasi tinggi,” ujar Arteta dalam wawancara eksklusif yang disiarkan Siaranbola.
Sementara itu, posisi Tottenham semakin mengkhawatirkan. Mereka tertahan di peringkat ke-15 dengan raihan 28 poin. Jarak dengan zona degradasi yang hanya empat poin membuat setiap pertandingan ke depan menjadi final. Brentford, Everton, dan Wolves mengintai dari belakang.










