Kartu Merah Jordi Amat Hancurkan Harapan Persija di BRI Super League

SIARANBOLA – Brace Moussa Sidibe di menit 27 dan 90+4 memastikan kemenangan dramatis Bhayangkara FC atas Persija Jakarta dengan skor 3-2. Hasil ini sekaligus mengakhiri perlawanan Macan Kemayoran yang harus bermain dengan 10 orang usai kartu merah Jordi Amat. Simak analisis lengkap pertandingan pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026 ini hanya di SIARANBOLA.

Drama Gol Cepat dan Kartu Merah di Stadion Sumpah Pemuda

Laga yang digelar di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, Minggu (5/4/2026) berjalan sengit sejak awal. Persija Jakarta langsung mengejutkan tuan rumah. Baru 34 detik pertandingan berjalan, Rayhan Hannan sudah menjebol gawang Bhayangkara FC.

Baca Juga: Bayern München ikhlas bintangnya gabung Manchester United?

Gol cepat tersebut menjadi salah satu gol tercepat di musim ini. Umpan silang Allano disambut tandukan Hannan tanpa bisa dihalau kiper Aqil Savik.

Keunggulan ini membuat Macan Kemayoran tampil percaya diri. Namun, tekanan berlebihan justru membuat lini belakang mereka lengah.

Sidibe Bangkit, Babak Pertama Berakhir Imbang

Bhayangkara FC baru bisa keluar dari tekanan setelah 20 menit pertama. Pelatih Paul Munster menginstruksikan anak asuhnya untuk lebih berani menyerang. Hasilnya, pada menit ke-28, Moussa Sidibe berhasil menyamakan kedudukan.

Gol tersebut berawal dari pergerakan Putu Gede di sisi kanan. Umpannya yang sempat diblok jatuh tepat di kaki Sidibe. Tanpa berpikir panjang, pemain asal Mali itu melepaskan tembakan keras yang bersarang di pojok gawang.

Skor 1-1 bertahan hingga turun minum. Statistik menunjukkan penguasaan bola berimbang, tetapi Bhayangkara lebih efektif dalam menciptakan peluang.

Babak Keduan: Kartu Merah Jordi Amat Mengubah Segalanya

Memasuki babak kedua, nasib Persija langsung terpuruk. Pada menit ke-47, Jordi Amat menerima kartu kuning kedua. Wasit pun mengeluarkan kartu merah bagi bek naturalisasi tersebut.

Keputusan ini menjadi titik balik besar dalam laga. Persija harus bermain dengan 10 orang selama sisa pertandingan. Kehilangan pemain kunci di lini belakang membuat pertahanan Macan Kemayoran menjadi rapuh.

SIARANBOLA mencatat, ini adalah kartu merah yang sangat krusial. Tanpa Jordi Amat, Persija kehilangan leader di lapangan.

Gol Spektakuler Fabio Calonego Membawa Persija Unggul Lagi

Meski kalah jumlah, Persija justru berhasil kembali unggul. Pada menit ke-62, Fabio Calonego menunjukkan kelasnya. Gelandang Brasil itu mencetak gol spektakuler melalui tendangan bebas jarak 35 meter.

Bola melengkung indah dan membentur mistar sebelum masuk ke gawang. Kiper Cyrus Margono yang menjalani debutnya tidak bisa berbuat banyak. Skor berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan Persija.

Keunggulan ini memaksa Bhayangkara untuk bermain lebih agresif.

Dendy Sulistyawan Menyamakan Kedudukan

Tekanan Bhayangkara akhirnya membuahkan hasil. Pada menit ke-86, kapten tim Dendy Sulistyawan yang baru masuk berhasil mencetak gol penyama kedudukan. Ia memanfaatkan skema tendangan bebas dengan sempurna.

Tendangan Dendy ke pojok kiri gawang tidak mampu dijangkau Cyrus Margono. Skor berubah menjadi 2-2, dan pertandingan semakin memanas.

Sidibe Jadi Pahlawan di Menit Injury Time

Dengan skor imbang, pertandingan sepertinya akan berakhir dengan hasil seri. Namun, Moussa Sidibe punya rencana lain. Di masa injury time babak kedua, tepatnya menit ke-90+4, ia menjadi pahlawan bagi Bhayangkara.

Sidibe menggiring bola dari sisi kanan. Ia melewati beberapa pemain Persija dengan lincah. Setelah masuk ke kotak penalti, ia melepaskan tembakan kaki kiri yang bersarang di pojok kanan gawang.

Gol ini memastikan kemenangan Bhayangkara FC dengan skor 3-2. Statistik akhir pertandingan mencatat:

  • Penguasaan bola: Bhayangkara 48% – 52% Persija

  • Total tembakan: Bhayangkara 11 – 9 Persija

  • Tembakan tepat sasaran: Bhayangkara 5 – 4 Persija

  • Kartu merah: 1 (Jordi Amat)

Analisis Performa Moussa Sidibe

Moussa Sidibe layak menjadi bintang dalam laga ini. Dua gol yang dicetaknya sangat krusial. Gol pertamanya membangkitkan semangat tim. Gol keduanya di menit akhir memastikan tiga poin untuk Bhayangkara.

Performa impresif ini bukan kebetulan. Sejak direkrut dari Johor Darul Ta’zim pada Januari lalu, Sidibe langsung gacor. Ia kini mengoleksi 8 gol dari 9 laga bersama klub polisi.

Kecepatan dan kemampuannya menggiring bola menjadi mimpi buruk bagi pertahanan lawan. Bersama Privat Mbarga dan Doumbia, ia membentuk trio lini depan yang mematikan.

Dampak Hasil Ini pada Klasemen BRI Super League

Hasil ini membawa perubahan signifikan di papan klasemen. Bhayangkara FC berhasil naik ke posisi lima klasemen dengan raihan 44 poin. Mereka mengamankan posisi di papan atas kompetisi.

Sebaliknya, Persija Jakarta harus puas tertahan di posisi ketiga. Dengan 52 poin, mereka gagal mendekati Persib Bandung (58 poin) dan Borneo FC (54 poin) di puncak klasemen.

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Macan Kemayoran. Peluang mereka untuk bersaing di jalur juara semakin berat.

Bullet Points: Fakta Cepat Laga Bhayangkara vs Persija

  • Gol tercepat: Rayhan Hannan mencetak gol pada detik ke-34.

  • Brace penentu: Moussa Sidibe mencetak dua gol (menit 28 & 90+4).

  • Kartu merah: Jordi Amat dikartu merah pada menit ke-47 (kartu kuning kedua).

  • Gol spektakuler: Fabio Calonego mencetak gol dari tendangan bebas jarak 35 meter.

  • Kemenangan beruntun: Bhayangkara meraih kemenangan keenam beruntun.

FAQ Section

1. Mengapa Jordi Amat mendapat kartu merah?

Jordi Amat menerima kartu kuning kedua pada menit ke-47. Wasit menilai pelanggaran yang dilakukannya cukup keras. Akibatnya, Persija harus bermain dengan 10 orang selama sisa pertandingan. Keputusan ini menjadi titik balik kekalahan Macan Kemayoran.

2. Siapa pencetak gol dalam pertandingan Bhayangkara FC vs Persija?

Bhayangkara FC mencetak gol lewat Moussa Sidibe (2 gol) dan Dendy Sulistyawan. Sementara Persija mencetak gol melalui Rayhan Hannan dan Fabio Calonego. Gol bunuh diri atau faktor lain tidak terjadi dalam laga inI.

3. Bagaimana performa Cyrus Margono di debutnya bersama Persija?

Cyrus Margono melakukan debut yang sulit. Ia kebobolan 3 gol dan beberapa kali melakukan penyelamatan penting. Meski tampil meyakinkan di beberapa momen, tekanan terus menerus dari Bhayangkara membuat gawangnya akhirnya jebol.

Kesimpulan

Brace Moussa Sidibe di menit 28 dan 90+4 memastikan kemenangan dramatis Bhayangkara FC atas Persija Jakarta dengan skor 3-2. Kartu merah Jordi Amat di awal babak kedua menjadi momen fatal yang menghancurkan perlawanan Macan Kemayoran. Hasil ini membawa Bhayangkara naik ke posisi lima klasemen dengan 44 poin, sementara Persija tertahan di peringkat ketiga dengan 52 poin.

Untuk update hasil lengkap BRI Super League dan analisis mendalam lainnya, pantau terus SIARANBOLA sebagai mitra terpercaya anda dalam mengikuti SEPAK BOLA INDONESIA.