Akademi Manchester United: Tradisi Besar yang Terus Dijaga

siaranbolaSejak lama, akademi Manchester United dikenal sebagai salah satu sistem pengembangan pemain muda terbaik di dunia sepak bola. Dari generasi legendaris seperti Busby Babes hingga Class of ‘92, klub ini terus menunjukkan komitmen kuat dalam membina talenta muda.

Warisan tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan klub, tetapi juga bagian penting dari identitas Manchester United.

Baca juga : Drama Comeback Wolves di Markas Brentford: Bangkit dari Tertinggal Dua Gol demi Hasil Imbang

Man Utd's new academy chief Stephen Torpey outlines his vision - BBC Sport

Warisan Akademi yang Melahirkan Legenda

Sejarah Manchester United dipenuhi pemain besar yang berasal dari akademi sendiri. Nama-nama seperti George Best, Sir Bobby Charlton, hingga generasi emas Class of ‘92 menjadi bukti bahwa sistem pembinaan klub mampu menghasilkan pemain kelas dunia.

Tradisi ini juga diperkuat oleh fakta bahwa sejak tahun 1937, selalu ada pemain lulusan akademi yang masuk ke skuad tim utama Manchester United. Konsistensi tersebut menjadikan akademi United sebagai salah satu yang paling dihormati dalam sepak bola Inggris.

Stephen Torpey dan Tanggung Jawab Baru di Akademi

Pada Agustus 2025, Stephen Torpey resmi bergabung dengan Manchester United sebagai Direktur Akademi setelah meninggalkan Brentford. Ia menggantikan Nick Cox yang sebelumnya pindah untuk menjadi direktur teknik di Everton.

Dalam wawancara panjang bersama siaranbola, Torpey mengungkapkan kebanggaannya bisa memimpin salah satu akademi paling terkenal di dunia.

Menurut pria berusia 44 tahun tersebut, bekerja di Manchester United adalah kesempatan luar biasa.

Ini adalah puncak sepak bola usia muda. Berada di sini setiap hari dan melihat bakat yang kami miliki, serta mengetahui bahwa saya berperan dalam membentuk masa depan klub ini, adalah sesuatu yang luar biasa bagi saya.”

Performa Tim Muda yang Menjanjikan

Musim ini, performa tim muda Manchester United terbilang sangat positif.

Tim U-21 berada di posisi kedua di Liga Premier 2, sementara tim U-18 juga menempati posisi yang sama di liga mereka. Selain itu, mereka berhasil melangkah jauh di beberapa kompetisi sistem gugur bergengsi.

Salah satu pencapaian yang paling disorot adalah perjalanan mereka di FA Youth Cup. United akan menghadapi Sunderland di babak perempat final yang dijadwalkan berlangsung di Old Trafford pada hari Rabu.

Laporan siaranbola menunjukkan bahwa hasil-hasil ini memperlihatkan kualitas pembinaan yang masih sangat kompetitif di level akademi.

Kritik Sir Jim Ratcliffe Soal Standar Akademi

Pada Oktober lalu, pemilik minoritas Manchester United, Sir Jim Ratcliffe, sempat menyatakan bahwa standar akademi klub “benar-benar menurun”.

Pernyataan tersebut sempat menjadi sorotan publik, meskipun tidak ada pihak klub yang secara langsung menanggapi komentar itu pada saat itu.

Torpey sendiri menilai pernyataan tersebut kemungkinan besar merujuk pada kondisi fasilitas akademi.

Masalah Fasilitas di Carrington

Menurut Torpey, infrastruktur akademi memang belum mendapatkan pembaruan sebesar fasilitas tim utama.

Manchester United saat ini sedang menjalani renovasi senilai sekitar £50 juta di kompleks latihan Carrington, namun fokus utama proyek tersebut lebih banyak ditujukan pada tim senior pria dan tim wanita.

Torpey mengibaratkan kondisi tersebut seperti renovasi rumah.

Ini seperti mendekorasi rumah Anda. Ketika satu ruangan diperbarui, ruangan lain terasa berbeda dan tertinggal. Gedung akademi mungkin belum semaju fasilitas yang dimiliki tim utama saat ini.”

Meski demikian, ia tetap optimistis bahwa kualitas pemain muda di Manchester United tetap berada pada level yang tinggi.