SIARANBOLA – Argentina hanya tinggal selangkah lagi dari keabadian. Di bawah komando kapten legendaris Lionel Messi, La Albiceleste siap memberikan segalanya di final Piala Dunia 2026 untuk memastikan sang mega bintang mengangkat trofi juara dunia untuk kedua kalinya secara beruntun. Usai comeback dramatis 2-1 atas Inggris di semifinal, skuad asuhan Lionel Scaloni bertekad mengakhiri perjalanan luar biasa mereka dengan kemenangan di MetLife Stadium, New Jersey, melawan Spanyol.
Baca Juga : Peluang Messi Juara, Top Skor, dan Pemain Terbaik Piala Dunia 2026
Perjalanan Penuh Drama Menuju Final
Perjalanan Argentina di Piala Dunia 2026 bukanlah jalan mulus. Mereka justru menjadi “Raja Comeback” turnamen ini. Dari babak 16 besar hingga semifinal, Argentina selalu bangkit dari situasi sulit.
-
Babak 16 Besar: Tertinggal 0-2 dari Egypt hingga menit ke-78, Argentina mencetak tiga gol dalam 14 menit untuk menang 3-2.
-
Perempat Final: Menang 3-1 atas Swiss setelah perpanjangan waktu.
-
Semifinal: Tertinggal 0-1 dari Inggris hingga menit ke-85, sebelum dua assist Messi membawa Argentina menang 2-1.
Messi sendiri menegaskan bahwa kesuksesan ini adalah buah kerja keras, bukan keberuntungan. “Kami datang dengan banyak keraguan, tapi saya tahu grup ini selalu berjuang, selalu memberikan segalanya,” ujar Messi usai semifinal.
Messi: Sang Maestro di Ujung Karier
Pada usia 39 tahun, Messi terus menulis sejarah. Ia telah mencatatkan 8 gol dan 4 assist di Piala Dunia 2026. Di semifinal, ia mencatatkan rekor luar biasa: 9 dribble sukses, 7 sentuhan di kotak penalti lawan, dan 2 assist——statistik yang menyamai seluruh pemain Inggris digabungkan.
“Apa yang saya impikan adalah memberikan kebahagiaan ini kepada Argentina sekali lagi. Kami berjuang, kami bermain dengan baik, dan kami layak berada di final.”
— Lionel Messi
Messi juga akan mencetak sejarah lain: ia akan menjadi pemain kedua setelah Cafu yang tampil di tiga final Piala Dunia.
Tekad Bulat: Semua Untuk Messi
Seluruh skuad Argentina bersatu dalam satu misi: memberikan trofi Piala Dunia kedua bagi Messi.
Pelatih Lionel Scaloni memuji sang kapten: “Dia adalah pemain terbaik dalam sejarah. Saya tidak tahu apa lagi yang harus dia lakukan untuk membuktikannya”. Kiper Emiliano Martinez menambahkan: “Menempatkan Messi di sayap adalah kunci kami. Dia benar-benar mengendalikan pertandingan”.
Final Melawan Spanyol: Pertarungan Melawan Masa Lalu
Final melawan Spanyol menjadi pertemuan emosional bagi Messi, yang menghabiskan sebagian besar kariernya di Barcelona. Spanyol, yang mengalahkan Prancis 2-0 di semifinal, menjadi lawan yang tangguh dengan bintang muda Lamine Yamal.
Argentina berpeluang menjadi tim pertama sejak Brasil 1962 yang mempertahankan gelar Piala Dunia. Messi pun percaya diri: “Kami datang sebagai juara dunia, kami adalah yang terbaik di dunia selama empat tahun terakhir, entah itu disukai atau tidak. Kami membuktikannya di lapangan sekali lagi, bahwa tidak ada yang memberi kami apa pun secara cuma-cuma”.
Fakta Cepat: Perjalanan Argentina di Piala Dunia 2026
-
Total Gol Argentina: 19 gol (tim paling subur di turnamen)
-
Gol Messi: 8 gol (top skor bersama)
-
Assist Messi: 4 assist
-
Rekor Semifinal: Argentina tak pernah kalah di semifinal Piala Dunia
-
Final: Argentina vs Spanyol, 19 Juli 2026, MetLife Stadium
-
Target: Menjadi tim pertama sejak Brasil 1962 yang mempertahankan gelar
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
1. Kapan final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Spanyol?
Final akan digelar pada Minggu, 19 Juli 2026, pukul 21.00 WIB (Senin dini hari) di MetLife Stadium, New Jersey.
2. Apa yang membuat perjalanan Argentina di Piala Dunia 2026 begitu istimewa?
Argentina menjadi tim dengan comeback terbanyak di turnamen. Mereka selalu bangkit dari ketertinggalan di fase gugur: dari 0-2 vs Egypt, perpanjangan waktu vs Swiss dan Cape Verde, hingga comeback 2-1 vs Inggris di semifinal.
3. Berapa usia Lionel Messi di Piala Dunia 2026?
Lionel Messi berusia 39 tahun dan tampil di Piala Dunia keenamnya——rekor terbanyak sepanjang masa.
4. Apa kata Messi tentang final melawan Spanyol?
Messi menyebut final ini “sangat istimewa” karena ia menghabiskan sebagian besar kariernya di Spanyol bersama Barcelona. Ia juga menegaskan bahwa Argentina akan “memberikan segalanya” untuk mempertahankan gelar.
Kesimpulan
Timnas Argentina telah membuktikan bahwa mereka adalah tim dengan mental juara terkuat di Piala Dunia 2026. Dari empat kemenangan di fase gugur, semuanya diraih melalui drama di menit-menit akhir atau perpanjangan waktu. Kini, hanya satu laga tersisa——final melawan Spanyol.
Lionel Messi, yang telah memberikan segalanya bagi Argentina selama 20 tahun, pantas mendapatkan pengakuan tertinggi. Seluruh skuad Argentina bertekad memberikan trofi Piala Dunia kedua bagi sang kapten——sebuah hadiah yang layak untuk pemain terhebat sepanjang masa.
Satu pertandingan lagi. Satu mimpi lagi. Argentina siap memberikan segalanya untuk Messi.










