SIARANBOLA – Thomas Tuchel memanggil Morgan Gibbs-White dan James Garner ke skuad timnas Inggris setelah lima pemain utama mundur akibat cedera. Keduanya akan bergabung di St. George’s Park pada Selasa ini.
Keputusan ini bukan sekadar tambal sulam. Bagi Gibbs-White dan Garner, ini adalah kesempatan nyata untuk membuktikan diri di level internasional — tepat ketika skuad Inggris sedang kehilangan beberapa gelandang terbaiknya.
Baca Juga: Tuduhan Castellanos Meludah di Derbi London: Ketika Kontroversi Menutupi Kebangkitan West Ham
Siapa Saja yang Mundur dari Skuad Inggris?
Lima pemain dipastikan absen dari skuad Inggris untuk Nations League September–Oktober 2026. Mereka adalah Cole Palmer, Declan Rice, Kobbie Mainoo, Marcus Rashford, dan Tino Livramento.
Cole Palmer menjadi nama paling mengejutkan. Ia baru saja dipanggil kembali setelah absen dari skuad Piala Dunia 2026. Palmer sudah bermain penuh 90 menit saat Chelsea kalah 0-3 dari Brentford, tetapi ia dilaporkan mengalami cedera otot ringan yang membuatnya harus menepi.
Daftar Lengkap Pemain yang Absen
| Nama | Klub | Alasan |
|---|---|---|
| Cole Palmer | Chelsea | Cedera otot ringan |
| Declan Rice | Arsenal | Cedera |
| Kobbie Mainoo | Manchester United | Masalah kebugaran |
| Marcus Rashford | Manchester United | Cedera tidak spesifik |
| Tino Livramento | Newcastle | Cedera |
Dengan absennya lima pemain ini, Tuchel hanya memanggil dua pengganti. Artinya, skuad Inggris untuk Nations League akan berisi 24 pemain, bukan 27 seperti rencana awal.
Mengapa Morgan Gibbs-White Dipanggil?
Gibbs-White sebenarnya tidak masuk dalam daftar 27 pemain yang diumumkan Tuchel pada Jumat lalu. Tuchel saat itu beralasan bahwa memanggil terlalu banyak gelandang serang “tidak masuk akal”.
Namun, absennya Palmer membuka pintu yang sebelumnya tertutup. Performa Gibbs-White bersama Nottingham Forest musim ini sulit diabaikan. Ia telah mencetak 15 gol Premier League musim lalu dan mencatatkan lebih banyak keterlibatan gol (gol + assist) daripada gelandang Inggris mana pun di tahun kalender ini.
Tuchel sendiri mengakui kualitas pemain 26 tahun itu.
“Kami bisa melihat performa Morgan dan ia mengakhiri musim dengan sangat kuat. Ia adalah pemain kunci bagi Forest untuk tidak terdegradasi,” kata Tuchel.
Performa Gibbs-White Bersama Nottingham Forest
Di bawah asuhan Sean Dyche, Gibbs-White tampil impresif. Ia mencetak empat gol dalam enam pertandingan pertama Dyche sebagai pelatih Forest. Kontribusinya membantu Forest menjauh dari zona degradasi dan mulai menatap papan tengah klasemen.
Gibbs-White memiliki enam caps untuk Inggris. Penampilan terakhirnya adalah sebagai pemain pengganti dalam kemenangan 3-0 melawan Wales pada Oktober 2025.
Siapa James Garner dan Mengapa Tuchel Memilihnya?
James Garner mungkin bukan nama yang paling dikenal di kalangan penggemar sepakbola Indonesia. Namun, performanya bersama Everton musim ini membuat Tuchel terkesan.
Garner bergabung dengan Everton dari Manchester United pada 2022 dengan biaya awal hanya £9 juta. Setelah dua musim beradaptasi, musim 2025-26 menjadi titik baliknya. Ia bermain di hampir seluruh menit pertandingan Premier League Everton, kecuali enam menit.
Julukan “Mini Valverde” dari Tuchel
Saat melakukan debut untuk Inggris pada Maret 2026 melawan Uruguay, Garner mencatatkan 59 sentuhan, menyelesaikan 37 dari 40 umpan, dan menciptakan empat peluang. Tuchel bahkan memberinya julukan “Mini Valverde” — merujuk pada Federico Valverde, gelandang Real Madrid yang dikenal karena energi dan fleksibilitasnya.
Garner memiliki dua caps untuk Inggris. Ia dianggap sebagai gelandang bertahan yang bisa bermain sebagai box-to-box maupun bertahan, memberi Tuchel opsi taktis yang lebih luas.
Apa Dampak Pemanggilan Ini bagi Timnas Inggris?
Absennya Rice dan Mainoo meninggalkan celah besar di lini tengah. Rice adalah jangkar lini tengah Inggris, sementara Mainoo adalah salah satu gelandang muda paling menjanjikan.
Pemanggilan Garner menunjukkan bahwa Tuchel mencari profil gelandang yang bisa menjaga keseimbangan tim. Garner menawarkan kemampuan bertahan yang solid — ia mencatatkan jumlah tekel dan intersepsi terbanyak untuk Everton musim lalu.
Sementara itu, Gibbs-White memberi Tuchel kreativitas tambahan. Dengan Palmer absen, Inggris kehilangan salah satu playmaker utamanya. Gibbs-White bisa mengisi peran itu, baik sebagai gelandang serang maupun pemain sayap.
Kans Menuju Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026 sudah berlangsung pada Juli lalu. Inggris tersingkir di semifinal oleh Argentina, dan Tuchel tetap mempertahankan jabatannya hingga Euro 2028–. Artinya, Nations League ini menjadi awal siklus baru menuju Euro 2028.
Bagi Gibbs-White dan Garner, penampilan apik di Nations League bisa menjadi batu loncatan untuk menjadi bagian tetap skuad Inggris dalam jangka panjang.
Jadwal Inggris di Nations League
Inggris akan memainkan empat pertandingan Nations League dalam jeda internasional ini:
-
26 September 2026: Inggris vs Spanyol, Wembley, 19:45 BST
-
29 September 2026: Republik Ceko vs Inggris, 19:45 BST
-
3 Oktober 2026: Kroasia vs Inggris, Rijeka
-
6 Oktober 2026: Inggris vs Republik Ceko, Wembley
Pertandingan melawan Spanyol menjadi ujian terberat. Spanyol adalah juara Piala Dunia 2026 dan juara Euro 2024. Laga ini akan menjadi tolok ukur seberapa siap Inggris menghadapi tim-tim top Eropa.
Bagaimana dengan Raheem Sterling dan Feyenoord?
Raheem Sterling saat ini bermain untuk Feyenoord di Eredivisie Belanda. Ia bergabung dengan status bebas transfer pada Februari 2026 setelah berpisah dengan Chelsea.
Kepindahan Sterling ke Feyenoord dipengaruhi oleh Robin van Persie, pelatih Feyenoord saat itu. Van Persie meyakinkan Sterling bahwa ia bisa menjadi bagian penting tim.
Sterling melakukan debut untuk Feyenoord pada Februari 2026, masuk sebagai pemain pengganti dalam kemenangan 2-1 atas Telstar. Itu adalah pertandingan kompetitif pertamanya sejak Mei 2025.
Namun, nama Sterling tidak muncul dalam skuad Inggris kali ini. Dengan usianya yang sudah 31 tahun dan kompetisi yang ia jalani di Eredivisie, peluangnya untuk kembali ke timnas Inggris semakin mengecil. Meski demikian, performa baik bersama Feyenoord bisa membuka pintu jika ia mampu menunjukkan konsistensi.
Kesimpulan
Pemanggilan Morgan Gibbs-White dan James Garner adalah respons pragmatis Tuchel terhadap krisis cedera di skuad Inggris. Keduanya bukan sekadar pengganti sementara — mereka adalah pemain dengan performa klub yang solid dan punya alasan kuat untuk dipertimbangkan.
Gibbs-White membawa kreativitas yang dibutuhkan Inggris setelah kehilangan Palmer. Garner menawarkan keseimbangan dan ketenangan di lini tengah. Nations League melawan Spanyol, Republik Ceko, dan Kroasia akan menjadi panggung pembuktian mereka.
Bagi penggemar sepakbola, momen seperti ini selalu menarik untuk disimak: ketika pintu terbuka bagi pemain yang selama ini menunggu, dan mereka harus membuktikan bahwa kesempatan itu bukan sekadar kebetulan.
5. FAQ
Siapa pengganti Cole Palmer di skuad Inggris?
Morgan Gibbs-White dari Nottingham Forest dipanggil untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Cole Palmer.
Mengapa James Garner dipanggil ke timnas Inggris?
James Garner dipanggil setelah Declan Rice dan Kobbie Mainoo mundur akibat cedera. Performanya bersama Everton musim ini membuat Tuchel memberinya kesempatan.
Apa itu Nations League dan kapan Inggris bermain?
Nations League adalah kompetisi antarnegara Eropa yang digelar UEFA. Inggris akan menghadapi Spanyol (26 September), Republik Ceko (29 September dan 6 Oktober), serta Kroasia (3 Oktober).
Apakah Raheem Sterling masih bermain untuk timnas Inggris?
Raheem Sterling saat ini bermain untuk Feyenoord di Eredivisie. Ia tidak dipanggil ke skuad Inggris untuk Nations League kali ini.
Berapa caps Morgan Gibbs-White untuk Inggris?
Morgan Gibbs-White memiliki enam caps untuk timnas Inggris. Debutnya terjadi pada September 2024.
Berapa caps James Garner untuk Inggris?
James Garner memiliki dua caps untuk Inggris. Debutnya terjadi pada Maret 2026 dalam pertandingan melawan Uruguay.
Apakah Thomas Tuchel masih menjadi pelatih timnas Inggris?
Ya, Thomas Tuchel masih menjadi pelatih timnas Inggris. Ia menandatangani perpanjangan kontrak hingga Euro 2028 setelah Piala Dunia 2026.










