SIARANBOLA – Hull City mengawali musim Premier League 2026-27 dengan luar biasa. Tujuh poin dari tiga pertandingan, tiga clean sheet, dan hanya terpaut dua poin dari Manchester City di puncak klasemen.
Pertanyaannya sekarang: apakah start sebaik ini cukup untuk menjamin Hull City selamat dari degradasi?
Start Mulus Hull City di Premier League
Hull City membuka musim dengan kemenangan atas Manchester United. Dilanjutkan dengan hasil positif lainnya hingga pekan ketiga, mereka mengumpulkan tujuh poin — catatan yang membuat banyak pihak terkejut.
Baca Juga: Manchester City Vs Coventry City: Gol Tunggal Haaland Bawa The Citizens Pertahankan Rekor Sempurna
Bek Hull, John Egan, mengatakan kepada Sky Sports: “Start itu penting. Kami meraih kemenangan di hari pertama dan itu memberi kepercayaan diri kepada semua orang.”
Pelatih Sergej Jakirovic bahkan sempat bercanda saat ditanya di BBC Match of the Day: “Mungkin ekspektasinya sekarang perebutan posisi Liga Champions?” Namun ia cepat menambahkan: “Tidak, tentu ini masih terlalu dini.”
Tiga clean sheet beruntun dari tiga laga adalah pencapaian impresif bagi tim yang baru promosi. Pertahanan yang solid menjadi fondasi utama start sempurna ini.
Sejarah Berbicara: 7 Poin dari 3 Laga = Selamat?
Jika melihat data historis, start ini sangat menjanjikan.
Tidak ada tim promosi yang terdegradasi setelah meraih tujuh poin atau lebih dari tiga pertandingan pembuka Premier League.
Artinya, dari seluruh tim yang baru naik kasta sepanjang sejarah Premier League, tidak satu pun yang gagal bertahan setelah start sebagus ini.
Jika diperluas ke semua tim (bukan hanya tim promosi), hanya tiga tim yang terdegradasi setelah mengawali musim dengan tujuh poin dari tiga laga. Angka itu menunjukkan bahwa start kuat adalah indikator yang sangat baik untuk kelangsungan hidup di Premier League.
Tentu saja tiga pertandingan adalah sampel yang terlalu kecil untuk memprediksi nasib sebuah klub. Namun Hull City telah memberikan diri mereka platform yang sempurna untuk membangun musim yang solid.
Perjalanan Luar Biasa Hull City
Untuk memahami mengapa start ini begitu istimewa, kita perlu melihat dari mana Hull City berasal.
Setahun yang lalu, Hull City menghindari degradasi ke League One hanya berdasarkan selisih gol.
Ya, hanya 16 bulan sebelum bersaing dengan klub-klub besar Premier League, mereka nyaris terperosok ke kasta ketiga sepak bola Inggris.
Transformasi ini dimulai sejak kedatangan Sergej Jakirovic. Pelatih asal Bosnia ini mengambil alih klub yang berada di bawah embargo transfer — hanya bisa merekrut pemain gratis dan pinjaman. Namun ia tetap menjadikan Hull sebagai kontestan promosi.
Musim lalu di Championship, Hull finis di peringkat keenam dengan 73 poin dari 46 pertandingan (21 menang, 10 seri, 15 kalah). Mereka hanya unggul dua poin dari tim di bawahnya untuk masuk play-off.
Di babak play-off, Hull mengalahkan Millwall — tim yang finis tiga posisi di atas mereka dengan selisih 10 poin. Lalu di final Wembley, Oli McBurnie menjadi pahlawan dengan gol di menit ke-95 untuk mengalahkan Middlesbrough 1-0 dan membawa Hull kembali ke Premier League setelah sembilan tahun.
Faktor Kunci Bertahan di Premier League
Start tujuh poin memberi Hull modal besar, tetapi bertahan di Premier League membutuhkan lebih dari sekadar awal yang baik.
Perekrutan pemain menjadi faktor penting. Hull adalah tim Premier League paling sibuk di bursa transfer musim panas dengan 18 rekrutan baru senilai sekitar £150 juta. Enam di antaranya datang pada hari terakhir bursa transfer, termasuk gelandang Tim Iroegbunam dari Everton seharga £22 juta.
Namun Jakirovic mengakui ada tantangan: “Masalah besar bagi saya adalah siapa yang tidak menjalani pramusim. Ini masalah yang sangat besar. Tapi kami akan mencoba.”
Kedalaman skuad dan adaptasi pemain baru akan menjadi ujian sepanjang musim. Pemain-pemain inti Hull sebagian besar masih dari skuad Championship musim lalu, dan Jakirovic baru saja menandatangani perpanjangan kontrak dua tahun.
Target realistis yang disebutkan Jakirovic adalah “mengumpulkan 38-40 poin” — angka yang biasanya cukup untuk bertahan di Premier League.
Tantangan yang Masih Menghadang
Meski start impresif, Hull City tetap menghadapi tantangan besar. Premier League adalah kompetisi dengan intensitas dan kualitas tertinggi di dunia. Musim masih panjang dan konsistensi adalah kuncinya.
Tim promosi sering kali mengalami penurunan performa di tengah musim ketika fisik mulai menurun dan rotasi skuad diuji. Hull juga harus menghadapi jadwal padat dengan kompetisi piala yang akan menguras tenaga pemain.
Namun dengan tujuh poin di kantong dan kepercayaan diri yang terbangun, Hull telah meletakkan fondasi yang jauh lebih kokoh daripada kebanyakan tim promosi lainnya.
5. FAQ
Apakah Hull City pernah terdegradasi sebelumnya?
Ya. Hull City beberapa kali terdegradasi dari Premier League. Mereka terakhir kali bermain di Premier League pada musim 2016-17 sebelum promosi kembali melalui play-off musim 2025-26.
Berapa poin yang biasanya cukup untuk bertahan di Premier League?
Secara historis, 38-40 poin biasanya cukup untuk menghindari degradasi. Pelatih Hull, Sergej Jakirovic, menyebutkan angka ini sebagai target musim ini.
Siapa pelatih Hull City saat ini?
Sergej Jakirovic, mantan pemain internasional Bosnia, yang mengambil alih klub saat berada di bawah embargo transfer dan membawa mereka promosi ke Premier League.
Apa yang membuat start Hull City istimewa?
Hull mengumpulkan 7 poin dari 3 laga dengan tiga clean sheet beruntun, mengalahkan Manchester United di laga pembuka. Secara historis, tidak ada tim promosi yang terdegradasi setelah start seperti ini.
Berapa banyak pemain baru yang didatangkan Hull City?
Hull mendatangkan 18 pemain baru di musim panas 2026 dengan total investasi sekitar £150 juta.
Kapan terakhir kali Hull City bermain di Premier League?
Hull City terakhir bermain di Premier League pada musim 2016-17 sebelum promosi kembali melalui play-off final 2026










