siaranbola – Musim 2025/2026 menjadi salah satu periode paling sulit dalam sejarah modern Tottenham Hotspur. Klub asal London tersebut nyaris terdegradasi dari Liga Premier sebelum akhirnya memastikan keselamatan lewat kemenangan tipis 1-0 atas Everton pada pekan terakhir musim.
Hasil itu membuat Spurs finis di posisi ke-17, hanya satu tingkat di atas zona degradasi. Ini menjadi musim kedua secara beruntun mereka mengakhiri kompetisi di papan bawah setelah performa yang jauh dari ekspektasi.
Baca juga : Eksklusif SIARANBOLA: Mengapa Fernandes Tantang Keane Soal Kebohongan

Peter Charrington Akui Banyak Kesalahan di Spurs
Ketua non-eksekutif Tottenham, Peter Charrington, menyampaikan surat terbuka kepada para pendukung klub dan secara jujur mengakui kegagalan manajemen dalam beberapa tahun terakhir.
Dalam pernyataannya, Charrington mengatakan bahwa klub terlambat melakukan perubahan besar yang sebenarnya sudah diperlukan sejak lama.
“Pada September lalu, kami menyadari bahwa sesuatu yang besar harus berubah di Spurs,” tulisnya.
Ia juga mengungkap bahwa keluarga Lewis selaku pemilik klub akhirnya memberikan izin untuk melakukan “reset total” demi memperbaiki arah klub.
Menurut Charrington, banyak keputusan penting di Tottenham selama ini tidak lagi berfokus pada prestasi sepak bola.
“Kesuksesan sepak bola bukan menjadi pendorong keputusan kami.”
Pernyataan tersebut langsung menarik perhatian publik sepak bola Inggris karena dianggap sebagai pengakuan terbuka atas buruknya pengelolaan klub dalam beberapa musim terakhir.
Daniel Levy Tinggalkan Tottenham Setelah 25 Tahun
Perubahan besar di tubuh Spurs juga ditandai dengan mundurnya Daniel Levy dari kursi ketua eksekutif setelah hampir 25 tahun memimpin klub.
Keputusan tersebut diyakini menjadi bagian dari upaya restrukturisasi besar-besaran untuk memperbaiki performa tim di level kompetitif.
Charrington menyebut Tottenham kehilangan identitas mereka, mulai dari gaya bermain, ambisi klub, hingga hubungan emosional antara tim dan para suporter.
Selain itu, ia mengakui bahwa Spurs gagal membangun skuad yang cukup kuat untuk bersaing di Liga Premier, kompetisi yang dianggap sebagai liga paling berat di dunia.
Informasi terbaru dan kabar menarik seputar Liga Inggris bisa diikuti melalui siaranbola yang selalu menghadirkan update sepak bola terkini.
Roberto De Zerbi Jadi Harapan Baru Spurs
Kini Tottenham memasuki era baru bersama pelatih Roberto De Zerbi. Mantan pelatih Brighton tersebut dipercaya untuk membangun kembali kekuatan Spurs setelah musim yang mengecewakan.
Pada laga terakhir musim, Spurs hanya membutuhkan satu poin untuk memastikan bertahan di kasta tertinggi. Namun mereka berhasil mengamankan kemenangan penting di kandang sendiri.
Kemenangan tersebut sekaligus memastikan West Ham United harus turun kasta musim depan.
Para pendukung berharap kehadiran De Zerbi dapat membawa perubahan besar, baik dari sisi permainan maupun mentalitas tim.
Dengan pengakuan terbuka dari manajemen dan restrukturisasi yang sedang berjalan, Tottenham kini mencoba memulai lembaran baru demi kembali bersaing di papan atas Liga Inggris.
Bagi penggemar sepak bola yang ingin mendapatkan berita terbaru dan analisis mendalam, siaranbola menjadi salah satu referensi menarik untuk mengikuti perkembangan dunia sepak bola internasional.










