siaranbola – Manchester City secara tersirat mengakui posisinya sebagai pihak yang tertinggal dalam perebutan gelar juara Liga Inggris 2025/2026. Pengakuan ini datang langsung dari manajer Pep Guardiola yang enggan membicarakan peluang timnya menyalip Arsenal di puncak klasemen. Sikap pasrah ini menjadi pengakuan pertama dari kubu The Citizens bahwa mereka tidak lagi berada di kursi pengendali dalam persaingan menuju takhta SEPAK BOLA INGGRIS.
Guardiola Enggan Bahas Peluang Juara
Pep Guardiola menegaskan belum mau memikirkan perburuan gelar juara Liga Inggris. Pelatih asal Spanyol itu menyebut masih ada 12 laga yang harus dimainkan. “Saya tidak pernah menunjuk jari atau menyalahkan siapa pun. Saya tidak terlalu peduli dengan klasemen saat ini,” ujar Guardiola dalam laman resmi Manchester City. Ia menambahkan bahwa 12 pertandingan tersisa adalah waktu yang sangat panjang.
Guardiola mengaku tidak tertarik membahas posisi timnya di papan atas. “Sebagai jurnalis, Anda mengantisipasi apa yang akan terjadi, tetapi saya tidak tahu. Saya sama sekali belum membicarakan klasemen,” tegasnya. Sikap ini kontras dengan musim-musim sebelumnya di mana ia selalu optimistis mengejar gelar hingga akhir.
Baca Juga: Nyesek! Baru 23 Menit Debut Musim Ini, Mauro Zijlstra Langsung Cedera
Fakta Inkonsistensi Manchester City
Manchester City menunjukkan performa inkonsisten sepanjang tahun 2026. Berikut adalah fakta cepat perjalanan The Citizens dalam dua bulan terakhir:
-
Hanya meraih satu kemenangan dari empat laga perdana Premier League di tahun 2026
-
Kehilangan 11 poin dalam enam pertandingan terakhir periode 26 Desember 2025 hingga 1 Februari 2026
-
Empat hasil imbang dan satu kekalahan mencoreng rapor City di awal tahun
-
Tercatat gagal menang dalam tiga laga tandang beruntun di awal 2026 sebelum akhirnya menang di Anfield
Pep Guardiola mengakui komposisi skuadnya musim ini berbeda. “Sebanyak 70 persen pemain kami adalah pemain baru, jadi mereka kurang berpengalaman dalam situasi seperti ini,” ungkapnya. Fakta ini menjelaskan mengapa tim berjuluk The Citizens itu kesulitan menjaga konsistensi.
Pernyataan Bernardo Silva
Gelandang sekaligus kapten Manchester City, Bernardo Silva, menegaskan timnya terus berjuang meski situasi berat. “Itu memang hanya tiga poin. Namun, hasil pertandingan itu menjadi dorongan besar bagi tim untuk terus melangkah, menjadi lebih stabil, dan lebih konsisten,” ujarnya usai menumbangkan Liverpool 2-1 di Anfield.
Bernardo Silva mengungkapkan kemenangan atas Liverpool memperpanjang napas klubnya. “Kami sangat fokus dan menantikan untuk menjalankan tugas kami dengan lebih baik, berjuang habis-habisan dalam tiga setengah bulan terakhir,” kata pemain berusia 31 tahun tersebut. Ia percaya mimpi meraih gelar juara masih terbuka meski Arsenal unggul enam poin.
Analisis Peluang City Mengejar Arsenal
Superkomputer Opta menjagokan Arsenal sebagai kampiun musim ini dengan peluang sangat tinggi mencapai 90,54 persen. Adapun peluang Manchester City menjadi kampiun pada musim ini hanya 8,2 persen menurut Opta. Probabilitas ini tertinggal jauh dibandingkan Arsenal.
Namun sejarah berkata Manchester City selalu memenangi perebutan gelar dengan Arsenal dalam dua kesempatan terakhir. Pada musim 2022-2023, City unggul lima poin atas Arsenal. Musim berikutnya jarak kedua tim hanya dua angka. Pep Guardiola telah membawa City meraih enam gelar liga sejak menanganinya pada 2016.
Bernardo Silva menyoroti pentingnya konsistensi. Timnya mengalami periode buruk pada Januari 2026. Pada bulan tersebut, The Citizens hanya meraih satu kemenangan saat berhadapan dengan Wolverhampton (2-0), serta mencatatkan satu kekalahan dan tiga kali imbang. Manchester City baru memutus tren buruk dengan menang 2-0 atas Wolves pada 25 Januari 2026.
Dampak Hasil Imbang Lawan Nottingham Forest
Manchester City kembali kehilangan momentum penting dalam perburuan gelar Premier League 2025/2026. Menjamu Nottingham Forest pada pekan ke-29, Rabu (4/3/2026) dini hari WIB, skuad asuhan Pep Guardiola harus puas bermain imbang 2-2 meski tampil dominan.
Hasil ini terasa makin menyakitkan karena di laga lain, Arsenal berhasil menang tipis 1-0 atas Brighton. Manchester City unggul segalanya dalam statistik pertandingan dengan penguasaan bola mencapai 70 persen serta 713 operan sukses dari 773 percobaan (akurasi 92 persen). Namun superioritas itu tak berarti tanpa kemenangan.
Jadwal Krusial Manchester City
Manchester City masih memiliki laga krusial melawan Arsenal pada 18 April 2026 di Stadion Etihad. Laga ini akan menjadi penentu apakah The Citizens masih memiliki asa atau harus mengakui keunggulan The Gunners. Sebelumnya, City akan menghadapi Brighton (7 Januari), Manchester United (17 Januari), dan Tottenham (31 Januari).
Pep Guardiola menyoroti padatnya agenda dan potensi masalah yang bisa muncul di sisa musim. “Masih ada 13 pertandingan dan Piala FA akan datang, final Carabao Cup juga, Liga Champions kembali pada Maret dan cedera pasti terjadi,” ucapnya. Faktor ini bisa menjadi variabel pembeda dalam perburuan gelar.
Optimisme di Tengah Tekanan
Bernardo Silva menegaskan timnya terus berjuang memburu trofi Liga Inggris. Motivasi skuadnya bertambah setelah menumbangkan juara bertahan Liverpool dengan skor 2-1 di Stadion Anfield, Minggu (8/2). Kemenangan tandang pertama di liga selama 2026 ini menjadi suntikan moral berharga.
“Saya pikir mereka kembali percaya bahwa mereka ada di perburuan gelar,” kata mantan kiper City, Joe Hart, menanggapi kebangkitan di Anfield. Manchester City seolah mengalami reinkarnasi di markas Liverpool. Moral skuad pasti terangkat dengan kemenangan dramatis tersebut.
FAQ Section
1. Berapa poin selisih Manchester City dengan Arsenal saat ini?
Manchester City saat ini tertinggal enam poin dari pemuncak klasemen Arsenal setelah pekan ke-29 Liga Inggris 2025/2026. Namun Arsenal memiliki satu pertandingan lebih banyak dibandingkan The Citizens.
2. Apa faktor utama Man City tertinggal dalam perebutan gelar juara?
Faktor utama adalah inkonsistensi performa di awal tahun 2026. Manchester City hanya meraih satu kemenangan dari empat laga perdana di tahun 2026 serta kehilangan 11 poin dalam enam pertandingan terakhir.
3. Kapan jadwal pertandingan krusial Man City melawan Arsenal?
Manchester City akan menjamu Arsenal di Stadion Etihad pada 18 April 2026. Laga ini diprediksi menjadi penentu arah gelar juara Liga Inggris musim ini.
4. Bagaimana peluang Man City juara menurut Opta?
Superkomputer Opta memberikan peluang Manchester City sebesar 8,2 persen untuk menjadi juara Liga Inggris 2025/2026, sementara Arsenal diunggulkan dengan probabilitas 90,54 persen.
5. Siapa pencetak gol terbanyak Man City musim ini?
Erling Haaland menjadi top skor liga dengan koleksi 22 gol hingga pekan ke-27 Liga Inggris 2025/2026 .
Kesimpulan
Manchester City secara tidak langsung mengakui posisinya sebagai pihak yang menyerah lebih dulu dalam perebutan gelar juara Liga Inggris. Sikap Pep Guardiola yang enggan membahas klasemen serta statistik inkonsistensi tim menjadi bukti nyata. Dengan probabilitas juara hanya 8,2 persen dari Opta, The Citizens membutuhkan keajaiban untuk membalikkan keadaan.
Arsenal kini berada di kursi pengendali dengan pengalaman pahit tiga musim beruntun sebagai runner-up. Mikel Arteta harus memastikan anak asuhnya tidak mengulangi kesalahan musim lalu. Duel di Etihad Stadium pada 18 April nanti akan menjadi babak penentu, diikuti laga-laga sisa yang penuh jebakan. SIARANBOLA akan terus memantau perkembangan persaingan gelar SEPAK BOLA INGGRIS ini hingga peluit panjang berbunyi di akhir musim.










