Final FA Cup Manchester City vs Chelsea 16 Mei 2026 menjadi puncak drama sepak bola Inggris di Stadion Wembley. Manchester City mengincar treble domestik sekaligus melanjutkan dominasi mutlak atas Chelsea yang belum pernah terkalahkan dalam 13 pertemuan terakhir. Sementara Chelsea, yang musim ini dilanda krisis internal dan dua kali ganti pelatih, menjadikan laga ini sebagai satu-satunya kesempatan menyelamatkan musim yang kelam sekaligus tiket ke kompetisi Eropa. SIARANBOLA merangkum semua informasi penting jelang duel hidup-mati di London.
Jadwal Pertandingan dan Cara Menonton FA Cup
Laga final Manchester City vs Chelsea akan berlangsung pada:
-
Hari/Tanggal: Sabtu, 16 Mei 2026
-
Kick-off: 21.00 WIB (15.00 waktu setempat)
-
Stadion: Wembley Stadium, London
-
Siaran Langsung: BBC One, TNT Sports 1
-
Live Streaming: BBC iPlayer, Discovery+
Partai puncak ini merupakan final keempat beruntun bagi Manchester City – sebuah rekor baru dalam sejarah kompetisi tertua di dunia sepak bola. Chelsea sendiri belum pernah memenangkan final FA Cup sejak 2018, dengan tiga final terakhir mereka berakhir kekalahan.
Performa Terkini: Bentroknya Dua Kutub Ekstrem
Manchester City: Mesin Penantang Treble
Pep Guardiola membawa timnya ke London dengan modal kepercayaan diri tinggi. The Citizens telah mengamankan trofi Carabao Cup musim ini setelah mengalahkan Arsenal di final dan kini memburu treble domestik yang langka. Di Premier League, mereka hanya terpaut dua poin dari Arsenal di puncak klasemen dengan dua laga tersisa, namun fokus utama saat ini adalah mengamankan trofi FA Cup yang gagal mereka raih dalam dua edisi terakhir – kalah dari Manchester United (2024) dan Crystal Palace (2025).
City telah menunjukkan ketajaman luar biasa di ajang FA Cup musim ini dengan mencetak 21 gol dari 5 pertandingan (rata-rata 4,2 gol per laga) dan hanya kebobolan 3 gol. Perjalanan mereka menuju final dimulai dengan kemenangan telak 10-1 atas Exeter, diikuti kemenangan atas Salford (2-0), Newcastle (3-1), Liverpool (4-0), dan comeback 2-1 melawan Southampton di semifinal.
Dalam 5 laga terakhir di Premier League, City mencatat 3 kemenangan dan 2 imbang, termasuk dua kemenangan beruntun 3-0 atas Brentford dan Crystal Palace yang membuat mereka tetap bersaing di perburuan gelar.
Chelsea: Badai Internal di Tengah Harapan Final
Chelsea datang ke Wembley dengan cerita yang sangat berbeda. Musim ini menjadi mimpi buruk bagi The Blues. Mereka telah memecat dua pelatih – Enzo Maresca (Januari) dan Liam Rosenior (April) – dan kini ditangani pelatih interim Calum McFarlane, mantan staf akademi Manchester City yang tak pernah memimpin laga sebesar final FA Cup.
Di Premier League, Chelsea terpuruk di peringkat ke-9 dengan 49 poin, tertinggal 6 poin dari zona Eropa. Mereka bahkan gagal meraih kemenangan dalam 7 laga terakhir di liga, yang mencakup rekor 6 kekalahan beruntun yang menjadi yang terburuk dalam 114 tahun sejarah klub.
Namun, ada secercah harapan di ajang FA Cup. Sama seperti City, Chelsea juga mencetak 21 gol dalam 5 pertandingan dan hanya kebobolan 3 gol di kompetisi ini. Mereka mengalahkan Charlton (5-1), Hull (4-0), Wrexham (lewat adu penalti), Port Vale (7-0), dan mengamankan tiket final lewat kemenangan 1-0 atas Leeds United lewat gol Enzo Fernandez.
Head to Head: Dominasi Mutlak Manchester City
Sejak kekalahan di final Liga Champions 2021, Manchester City belum pernah terkalahkan oleh Chelsea dalam 13 pertemuan terakhir di semua kompetisi (10 menang, 3 imbang). Agregat gol selama periode tersebut adalah 25-7 untuk keunggulan City. Dalam 2 pertemuan Premier League musim ini, mereka bermain 1-1 di Etihad pada Januari (laga pertama McFarlane sebagai caretaker), namun City menang telak 3-0 di Stamford Bridge pada April lalu.
Di ajang FA Cup, dari 9 pertemuan, City memenangkan 6 laga, tanpa pernah ada hasil imbang, sementara Chelsea meraih 3 kemenangan. Gol terakhir Chelsea ke gawang City di kompetisi ini terjadi pada 2018.
Target dan Motivasi
Manchester City: Lupakan Mimpi Buruk Dua Final Terakhir
Setelah kalah dalam dua final FA Cup berturut-turut, Guardiola jelas haus akan trofi ini. Kemenangan akan membuat City meraih treble domestik (Carabao Cup + FA Cup + Premier League) yang belum pernah terjadi dalam sejarah klub. Bagi Guardiola, yang santer dikabarkan akan hengkang di akhir musim, ini bisa menjadi salah satu final terakhirnya di Inggris.
Chelsea: Menyelamatkan Musim yang Hancur
Bagi Chelsea, final ini adalah satu-satunya kesempatan. Kemenangan bukan hanya akan memberikan trofi, tetapi juga tiket langsung ke Liga Europa 2026/27 – satu-satunya jalan masuk kompetisi Eropa setelah performa buruk di Premier League. Ini juga menjadi momen bagi Calum McFarlane untuk membuktikan bahwa ia bisa bersinar di panggung terbesar.
Pemain Kunci
Erling Haaland menjadi ancaman terbesar. Striker Norwegia ini mencetak 26 gol di semua kompetisi musim ini dan baru saja diistirahatkan saat melawan Crystal Palace untuk menjaga kebugarannya di final. Selain Haaland, Jérémy Doku menjadi pemain paling produktif di FA Cup dalam dua edisi terakhir dengan 3 gol dan 5 assist. Ia juga mencetak gol dalam kemenangan 3-0 City atas Chelsea di Stamford Bridge bulan lalu.
Di kubu Chelsea, Enzo Fernandez menjadi kunci. Gelandang Argentina ini menjadi pahlawan di semifinal (gol penentu vs Leeds) dan mencetak gol penyeimbang di Etihad pada Januari. Ini akan menjadi start ke-150 bagi Fernandez di Chelsea. Reece James dan Levi Colwill telah kembali dari cedera dan siap menjadi benteng pertahanan. Selain itu, Pedro Neto dan Alejandro Garnacho yang absen beberapa pekan terakhir juga telah kembali berlatih dan siap diturunkan.
Kabar Cedera dan Susunan Pemain
Manchester City:
Pep Guardiola melakukan rotasi besar di laga kontra Crystal Palace, mengistirahatkan Haaland, Cherki, dan Doku. Ketiganya diprediksi kembali menjadi starter. Rodri masih diragukan setelah absen dalam 5 laga terakhir, sementara Abdukodir Khusanov dalam kondisi bugar setelah cedera. Bernardo Silva (kapten yang akan hengkang di akhir musim) dipastikan menjadi starter.
Prediksi Starting XI (4-3-3): Donnarumma; Lewis, Guéhi, Akanji, Gvardiol; O’Reilly, Bernardo Silva, Foden; Doku, Haaland, Cherki.
Pelatih: Pep Guardiola
Chelsea:
Kabar baik datang dari kubu Chelsea dengan kembalinya Pedro Neto dan Alejandro Garnacho yang telah pulih dari cedera otot. Robert Sánchez juga diprediksi kembali sebagai kiper utama setelah pulih dari cedera kepala. Namun, Benoît Badiashile (sakit misterius), Jamie Gittens (hamstring), dan Estêvão (hamstring) masih absen.
Prediksi Starting XI (4-2-3-1): Sánchez; James, Chalobah, Colwill, Cucurella; Enzo Fernandez (kapten), Lavia; Madueke, Nkunku, Garnacho; Joao Pedro.
Pelatih: Calum McFarlane
Analisis Taktik
Guardiola vs McFarlane: Duel Ketimpangan Pengalaman
Duel pelatih ini menjadi salah satu ketimpangan terbesar dalam sejarah final Piala FA. Pep Guardiola telah memenangkan 16 trofi besar bersama City dan 34 sepanjang kariernya. Sebaliknya, Calum McFarlane (42 tahun) hanya menjadi pelatih interim dua kali musim ini karena kebetulan. Namun, ironisnya, McFarlane pernah bekerja di akademi Manchester City dan tahu kelemahan tim tersebut.
Faktor Kelelahan vs Istirahat
Guardiola secara terang-terangan mengakui kelemahan City: “Chelsea punya keuntungan lebih banyak istirahat. Mereka di rumah sepanjang minggu.” City harus bermain dua laga dalam 5 hari terakhir, sementara Chelsea tidak memiliki jadwal tengah pekan.
Duel Kunci: Reece James vs Jérémy Doku
Duel individu paling krusial adalah antara kapten Chelsea Reece James dan winger City Jérémy Doku. James absen saat kekalahan 3-0 di Stamford Bridge, namun kini telah pulih dan siap menghentikan pemain Belgia yang dinamis. Jika James mampu membungkam Doku, potensi serangan City bisa berkurang drastis.
Data dan Fakta Penting Final FA Cup
-
Final FA Cup keempat beruntun bagi Man City (rekor baru kompetisi).
-
Chelsea belum pernah mengalahkan Man City dalam 13 pertemuan terakhir (10 kalah, 3 imbang).
-
City mencetak 21 gol di FA Cup musim ini (rata-rata 4,2 per laga).
-
Chelsea juga mencetak 21 gol di FA Cup musim ini.
-
Kiper City James Trafford akan menjadi starter (bukan Donnarumma) di final, sama seperti di final Carabao Cup.
-
Opta Supercomputer memprediksi Man City unggul dengan winning rate 55%+ untuk mengangkat trofi.
-
Alan Shearer memprediksi City menang tipis dengan banyak gol.
Prediksi Skor
Final ini tampaknya akan berlangsung terbuka. Manchester City datang dengan kepercayaan diri tinggi, kualitas individu unggul, dan rekor dominasi mutlak atas Chelsea. Namun, mereka juga masih membawa trauma dua final terakhir yang gagal mereka menangkan.
Chelsea memiliki motivasi ekstra (menyelamatkan musim + tiket Eropa) dan momentum kejutan di bawah pelatih baru. Namun, rekor 7 laga tanpa kemenangan di Premier League menjadi alarm serius. Absennya pemain seperti Gittens dan Estevao mengurangi opsi serangan, namun kembalinya Neto, Garnacho, James, dan Colwill memberikan suntikan tenaga.
Faktor X:
-
Kembalinya Pedro Neto dan Alejandro Garnacho bisa menjadi game-changer bagi Chelsea.
-
Pep Guardiola yang mungkin akan hengkang menjadi motivasi tambahan bagi City.
-
Rekor apik Chelsea di FA Cup (pernah memenangkan 21 dari 23 pertandingan FA Cup terakhir) mungkin menjadi pertanda baik.
Prediksi akhir: Manchester City 2 – 1 Chelsea (setelah perpanjangan waktu).
City diprediksi akan menguasai jalannya pertandingan dan unggul lebih dulu, namun Chelsea yang bermain dengan determinasi tinggi akan menyamakan kedudukan di babak kedua. Di babak perpanjangan waktu, kualitas dan pengalaman Guardiola akan menjadi pembeda, dengan gol kemenangan dari Erling Haaland.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
1. Kapan dan jam berapa final FA Cup Manchester City vs Chelsea?
Final FA Cup akan digelar pada Sabtu, 16 Mei 2026, pukul 21.00 WIB di Stadion Wembley, London. Pertandingan akan berlangsung dalam format langsung dengan perpanjangan waktu dan adu penalti jika skor imbang setelah 90 menit.
2. Siapa yang lebih diunggulkan untuk memenangkan final FA Cup?
Manchester City menjadi favorit mutlak. Mereka tidak terkalahkan dalam 13 pertemuan terakhir melawan Chelsea (10 menang, 3 imbang), memiliki skuad lebih kuat, dan ditangani pelatih legendaris Pep Guardiola.
3. Mengapa ini menjadi laga krusial bagi Chelsea?
Chelsea menjadikan final FA Cup sebagai satu-satunya cara lolos ke kompetisi Eropa. Jika menang, mereka mendapat tiket Liga Europa 2026/27. Jika kalah, mereka akan absen dari Eropa untuk pertama kalinya dalam beberapa musim terakhir.
4. Apakah ada pemain yang dipastikan absen dalam final?
Man City: Rodri masih diragukan setelah absen 5 laga terakhir. Chelsea: Badiashile (sakit misterius), Gittens (hamstring), Estevao (hamstring) dipastikan absen. Namun, Neto dan Garnacho telah kembali dari cedera.
5. Bagaimana prediksi skor dari para ahli?
Alan Shearer memprediksi kemenangan tipis Man City dengan banyak gol. Opta Supercomputer memberikan winning rate lebih dari 55% untuk Man City, dengan skor akhir kemungkinan 2-1 atau 3-1. Racing Post juga menjagokan City 7-10.
Kesimpulan
Final FA Cup 2026 antara Manchester City dan Chelsea bukan hanya sekadar perebutan trofi tertua di dunia sepak bola. Ini adalah pertarungan antara dua ekstrem. Di satu sisi, City yang stabil, dominan, dan mengincar treble domestik. Di sisi lain, Chelsea yang kacau, dilanda krisis internal, namun memiliki satu kesempatan terakhir untuk menyelamatkan musim yang kelam.
Meski Chelsea memiliki motivasi dan momentum kejutan, dominasi City dalam 13 pertemuan terakhir, kualitas skuad yang unggul, dan pengalaman Guardiola di panggung besar menjadi faktor penentu. Absennya Rodri mungkin sedikit mengganggu, namun lini depan Haaland, Doku, dan Cherki diprediksi akan terlalu berat untuk dihadapi lini belakang Chelsea yang rapuh.
Prediksi akhir: Manchester City akan keluar sebagai juara FA Cup 2026, menyapu bersih dua trofi domestik (Carabao Cup + FA Cup) dan tetap membuka peluang treble di Premier League. Namun, jika Chelsea mampu mengejutkan dunia, itu akan menjadi salah satu kisah paling heroik dalam sejarah sepak bola Inggris – seorang pelatih interim tak dikenal yang membawa tim krisis meraih trofi di hadapan 90 ribu penonton. Dapatkan update hasil pertandingan hanya di SIARANBOLA!










