SIARANBOLA – Inter Milan sukses melakukan comeback dramatis dengan skor 4-3 saat bertandang ke markas Como pada pekan ke-32 Serie A 2025/2026, Senin (13/4/2026) dini hari WIB. Tertinggal dua gol lebih dulu, Nerazzurri bangkit lewat brace Marcus Thuram dan Denzel Dumfries untuk membalikkan keadaan. Kemenangan ini membuat Inter semakin kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan sembilan poin atas Napoli dengan enam laga tersisa.
Baca Juga : Arsenal Tersandung, Man. City Tahu Apa yang Harus Dilakukan
Como Mengejutkan Babak Pertama
Bermain di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Como yang dilatih Cesc Fabregas tampil mengejutkan dengan pendekatan agresif sejak awal laga. Tuan rumah membuka keunggulan pada menit ke-36 melalui Alex Valle yang memanfaatkan bola rebound hasil tepisan Yann Sommer.
Menjelang turun minum, Como menggandakan keunggulan lewat aksi individu gemilang Nico Paz. Gelandang muda berusia 21 tahun itu melepaskan tembakan akurat ke pojok gawang yang gagal dijangkau Sommer, membuat kedudukan menjadi 0-2.
Thuram Bangkitkan Inter Milan Sebelum Jeda
Tertinggal dua gol tak membuat Inter goyah. Di masa injury time babak pertama, Marcus Thuram sukses memperkecil ketertinggalan setelah memanfaatkan umpan silang Nicolo Barella. Gol ini menjadi titik balik yang mengubah momentum pertandingan.
Babak Kedua: Inter Milan Tak Terbendung
Memasuki babak kedua, Inter tampil jauh lebih agresif. Thuram kembali mencetak gol hanya empat menit setelah restart, lagi-lagi memanfaatkan assist Barella untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Momentum kemudian sepenuhnya berpihak kepada Inter. Pada menit ke-58, Denzel Dumfries membawa tim tamu berbalik unggul lewat sundulan keras memanfaatkan umpan bola mati Hakan Calhanoglu. Inter semakin menjauh setelah Dumfries mencetak gol keduanya melalui situasi kemelut di depan gawang pada menit ke-72, membuat skor menjadi 4-2.
Penalti Da Cunha Tak Cukup Selamatkan Como
Como sempat memperkecil ketertinggalan lewat penalti Lucas Da Cunha di pengujung laga setelah intervensi VAR memastikan pelanggaran terjadi di kotak penalti. Namun, gol tersebut tidak cukup untuk menghindarkan mereka dari kekalahan.
Fakta Cepat Como vs Inter Milan
-
Skor akhir: Como 3-4 Inter Milan
-
Pencetak gol Como: Alex Valle (36′), Nico Paz (45′), Lucas Da Cunha (penalti)
-
Pencetak gol Inter: Marcus Thuram (45+1′, 49′), Denzel Dumfries (58′, 72′)
-
Assist Barella untuk Thuram: 2 kali
-
Penguasaan bola: Como 48% vs 52% Inter Milan
-
Total tembakan Como: 20 (6 on target)
-
Total tembakan Inter: 18 (7 on target)
-
Kartu kuning: Como 2, Inter 3
-
Venue: Stadio Giuseppe Sinigaglia, Como
-
Wasit: Daniele Doveri
Entity Penting dalam Laga Ini
Tiga entity utama yang mewarnai pertandingan Como vs Inter Milan:
-
Marcus Thuram – penyerang Inter yang mencetak dua gol penentu, termasuk gol penyeimbang di awal babak kedua.
-
Nico Paz – gelandang muda Como yang mencetak gol spektakuler dan mencatatkan 10 gol serta 6 assist musim ini.
-
Serie A – kompetisi kasta tertinggi Liga Italia yang memasuki pekan ke-32 musim 2025/2026.
Analisis: Mental Juara Inter di Tengah Krisis Cedera
Kemenangan dramatis ini menjadi bukti mental juara Inter di bawah asuhan Cristian Chivu. Nerazzurri datang dengan masalah serius: Lautaro Martinez (kapten dan top skor) absen karena cedera betis, serta Yann Bisseck juga harus menepi.
Meski tanpa sang kapten, Inter menunjukkan ketangguhan luar biasa. Francesco Pio Esposito (20 tahun) dipercaya menggantikan Martinez di lini depan dan bermain solid sepanjang pertandingan. Francesco Acerbi yang baru pulih dari cedera juga tampil apik mendampingi Manuel Akanji dan Alessandro Bastoni.
Dari sisi taktik, Cesc Fabregas memilih pendekatan berani dengan formasi menyerang total. Hasilnya, Como mampu melepaskan 20 tembakan ke gawang Inter, tetapi kebobolan empat gol dari hanya 18 percobaan lawan.
Chivu mengakui perjuangan timnya. “Kami kesulitan dan tertinggal 2-0, tetapi kami berhasil mencetak satu gol balasan dan itu memberi kami kepercayaan diri. Setelah jeda, kami meningkatkan permainan, menunjukkan sedikit karakter, dan kami membalikkan keadaan,” ujar Chivu kepada DAZN Italia.
Fabregas Tetap Bangga: “Kami Menantang Inter Setara”
Meski kalah, Cesc Fabregas mengaku sangat bangga dengan performa anak asuhnya. Ia menilai timnya mampu menantang Inter di level yang setara, sesuatu yang tak terbayangkan dua tahun lalu.
“Saya tidak tahu di posisi mana kami berada di klasemen, karena saya belum memeriksanya sejak awal musim dan saya tidak akan melakukannya sekarang,” ujar Fabregas kepada DAZN Italia.
“Tim saya sekali lagi membuktikan bahwa mereka berani, bersemangat, dan bahkan dalam kekalahan pun menunjukkan karakter. Memang benar kami melakukan kesalahan, tapi ini adalah tim muda dan kami menghadapi lawan yang akan menghukum Anda untuk setiap kesalahan.”
Fabregas juga menyoroti momen krusial yang mengubah laga: gol Thuram di penghujung babak pertama. “Anda bisa bicara taktik sesuka hati, tapi pada akhirnya mentalitaslah yang membuat perbedaan,” tegas mantan bintang Barcelona dan Arsenal tersebut.
Dampak Klasemen: Inter Makin Jauh, Como Terlempar
Kemenangan ini membuat Inter Milan mengoleksi 75 poin dari 32 pertandingan, unggul sembilan poin atas Napoli yang hanya bermain imbang 1-1 melawan Parma.
Como gagal memanfaatkan hasil imbang Juventus sebelumnya. Mereka kini tertahan di peringkat kelima dengan 58 poin, terpaut dua poin dari Si Nyonya Tua yang menempati zona Liga Champions.
Di sisi lain, AC Milan mengalami pekan buruk setelah dipermalukan Udinese 0-3 di San Siro, membuat Rossoneri turun ke posisi ketiga dan tertinggal 12 poin dari Inter.
Chivu Tolak Anggap Scudetto Aman
Meski keunggulan sembilan poin dengan enam laga tersisa terlihat aman, Cristian Chivu menolak menganggap scudetto sudah di tangan. “Saya akan mengatakan bahwa kami senang bisa lebih dekat dengan target itu, tetapi secara matematis, kami belum sampai di sana,” ujarnya kepada DAZN.
Inter akan menghadapi Cagliari di kandang pada pekan depan, sebelum kembali menjamu Como untuk leg kedua semifinal Coppa Italia setelah pertemuan pertama berakhir imbang 0-0.
FAQ
1. Jam berapa pertandingan Como vs Inter Milan digelar?
Pertandingan pekan ke-32 Serie A antara Como vs Inter Milan digelar pada Senin, 13 April 2026, pukul 01.45 WIB dini hari di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Como.
2. Siapa pencetak gol dalam pertandingan ini?
Como mencetak gol melalui Alex Valle (36′), Nico Paz (45′), dan Lucas Da Cunha (penalti). Inter Milan membalas lewat Marcus Thuram (45+1′ dan 49′) serta Denzel Dumfries (58′ dan 72′).
3. Bagaimana dampak hasil ini bagi klasemen Serie A?
Inter Milan kokoh di puncak dengan 75 poin, unggul 9 poin dari Napoli. Como terlempar ke peringkat kelima dengan 58 poin, tertinggal dua poin dari Juventus di zona Liga Champions.
4. Mengapa Lautaro Martinez tidak bermain?
Lautaro Martinez, kapten dan top skor Inter, absen karena cedera betis yang dialaminya sebelum pertandingan. Ia tetap mendampingi rekan-rekannya ke Como tetapi tidak dapat bermain.
Kesimpulan
Hasil Como vs Inter Milan 4-3 menjadi salah satu laga paling dramatis musim ini. Tertinggal dua gol lebih dulu, Inter bangkit lewat brace Marcus Thuram dan Denzel Dumfries untuk membalikkan keadaan. Kemenangan ini membuat Nerazzurri unggul sembilan poin di puncak klasemen Serie A dengan enam laga tersisa, selangkah lebih dekat ke scudetto. Sementara itu, Como harus puas terlempar ke peringkat kelima, namun semangat juang yang ditunjukkan patut diacungi jempol. Laga leg kedua semifinal Coppa Italia antara kedua tim pekan depan akan menjadi pertemuan penasaran setelah drama 7 gol di Sinigaglia. Pantau terus update skor dan analisisnya hanya di SIARANBOLA!










